Dengarkan Artikel
Wajarlah kalau sekarang, dalam praktik sehari-hari, kalau mereka belajar mengejar nilai, mengejar angka, mengejar cepat selesai dan cepat menjadi sarjana, tetapi miskin dengan pengetahuan, ketrampilan dan apalagi yang namanya intelektual dan spiritualitas? Sehingga bukan hal yang aneh, setiap tahun angka pengangguran dari lulusan perguruan tinggi semakin menambah panjang angka yang antri mencari kerja. Bukan hanya itu, tetapi juga makin banyak yang berusaha menunda masa pengangguran, dengan menggelluarkan energi, biaya dan usia melanjutkan pendidikan ke jenjang S2. Celakanya, setelah selesai S2 kembali mencari kerja dan malah menjadi kembali pada pengangguran intelektual.
Nah, kondisi dan realitas inilah, menjadi menarik bagi penulis untuk merenungkan lirik lagu Ebiet G.Ade di atas, sambil bertanya-tanya, ini salah siapa, ini dosa siapa. Meskinya, aku tak bertanya lagi. Namun, sebagai orangtua, sebagai yang peduli pada nasib genarasi bangsa, kita galau karena di depan mata ada selaksa beban dan rintangan yang harus dihadapi dengan modal penggetahuan, ketrampilan dan mentalitas serta moralitas yang cukup berkualitas. Lalu, apa yang bisa kita harapkan, kalau kata kuliah saja belum mereka mengerti.
📚 Artikel Terkait
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini





