POTRET Online
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh
No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh

Benturan Peradaban Barat Dengan Agama Akan Membuat Islam Semakin Berjaya dan Berkembang Pesat di Masa Mendatang

Jacob EresteOleh Jacob Ereste
March 9, 2025
🔊

Dengarkan Artikel

Benturan peradaban atau Clash of Civilizations teori atas identitas budaya dan agama yang dianggap menjadi sumber konflik di dunia pasca perang dingin. Samuel P. Huntington beranjak dari pidato ilmiahnya tahun 1992 yang terus dia dikembangkan hingga tahun 1993 dengan melahirkan The Clash of Civilizations yang menanggapi karya muridnya Francis Fukuyama berjudul The End of History and the Last Man yang diluncurkan pada tahun 1992.

Frasa serupa pernah digunakan Albert Camus tahun 1946 dan Bernard Lewis lewat The Atlantic Monthly tahun 1990 berjudul The Roots of Muslim Reg. Sebelumnya pun pada tahun 1926 karya Basil Mathews berjudul Young Islam on Trek.

Benturan peradaban antara Islam dan Barat dijadikan teori yang menjelaskan perbedaan budaya dan agama sebagai sumber konflik utama pasca perang dingin. Pada akhirnya, dampak dari benturan peradaban ini katanya memicu Islamophobia di Eropa dan Amerika Serikat. Sehingga semua ilmuwan Barat memiliki perspektif bahwa eksistensi Islam merupakan ancaman bagi Barat. Kendati Islam sendiri telah banyak berkontribusi terhadap budaya Barat, seperti ilmu pengetahuan alam hingga filsafat dan sastra.

John L. Esposito sebelum Samuel P. Huntington mengurai benturan peradaban justru telah lebih dahulu merumuskan pemikirannya yang cemerlang. Banyak orang menolak westernisasi, tetapi menerima dan mendukung modernisasi. Begitu juga kata Al Jibiri dua tahun sebelum Samuel P. Huntington, sudah ada tesis yang dirilis Barry Buzan yang membuat sketsa utama dari ciri dan pola baru hubungan keamanan global setelah transformasi tahun 1989-1990. Bentuk 4 ciri dasar hubungan antara beberapa negara, yaitu munculnya struktur kekuasaan Multipolar di samping pusat bipolar yang telah ada sejak petang dingin.

📚 Artikel Terkait

SAJAK MERAPU KENAPA PERLU DITERIMA

BENGKEL OPINI RAKyat

Peluncuran Buku Penyair Indonesia dan India di Kalkata, India

Keajaiban Seni Sastra Budaya Satupena Jawa Timur di Gallery Raos Batu

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
23 Feb 2026 • 77x dibaca (7 hari)
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
17 Feb 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 69x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 66x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 57x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Jacob Ereste

Jacob Ereste

Please login to join discussion
NETWORK POTRET
ANAK CERDAS
Artikel terbaru
Buka Majalah Anak Cerdas →
#Pendidikan

Membangun Kemampuan Meneliti Para Siswa SMA

Oleh Tabrani YunisMarch 8, 2026
POTRET Utama

Generasi Indonesia Emas  Kehilangan Bonus

Oleh Tabrani YunisMarch 5, 2026
Catatan Perjalanan

Melihat Timor Leste Menikmati Kemerdekaannya

Oleh Tabrani YunisFebruary 23, 2026
Budaya Menulis

Memadukan Storytelling Lewat Melukis Kata dengan Foto Jurnalistik

Oleh Tabrani YunisFebruary 22, 2026
Pendidikan

Degradasi Nilai Kemampuan Afektif yang Mengerikan di Era Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 21, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    170 shares
    Share 68 Tweet 43
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    163 shares
    Share 65 Tweet 41
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
150
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
211
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
97
Postingan Selanjutnya
Ramadan Untuk Leuser

Ramadan Untuk Leuser

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Al-Qur’an

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00