POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Penjamah di Tanah Tuah

RedaksiOleh Redaksi
March 7, 2025
🔊

Dengarkan Artikel

Kuakui, kisaran 30 orang yang mengenakan seragam biru itu sebagian besarnya adalah orang berpendidikan. Semua sesuai jalur dengan otoritas yang sah. Otonomi daerah tak akan berpihak pada kami yang hanya mengais hidup dari ramahnya hutan. Dua hari ini para pakar geologi itu sudah tancapkan taring dan cakarnya di tanah leluhurku.

“Hidup mati kami ada di segenggam tanah ini. Sudah jelas itu jawaban. Tiga tahun lalu pernah kukoarkan ini di kantor Bupati. Kami dapat respon baik, tertulis dalam salinan kertas ini!” kataku memperlihatkan sebuah lembaran.

Robi yang bekerja sebagai Askep Manager melipat kedua lengannya sambil menggeleng.

“Itu kopian SK luas lahan yang ditanda tangani Plt. Bupati. Kini telah berganti dengan Bupati baru. Dari pemetaan awal memang luas lahan PT SCM hanya sekitar 420.000 hektare. Setelah dilakukan pengulangan ditemukan luas lahan pemerintah lagi sebanyak 8.000 hektare. 

Bukankah telah kalian terima sendiri salinannya Minggu lalu?”

Dehen Djata maju dengan mengencangkan ikat kepala merah. Tangan kanannya lalu beringsut turun menyamping. Sebuah mandau berhulu tunggur dari akar ulin siap ia cabut. Ia merapatkan diri denganku.

📚 Artikel Terkait

Ekspresi Kemarahan Warga Masyarakat Solo Karena Mentoknya Sikap Sabar dan Unggah-Ungguh Yang Membentur Tembok Kekuasaan

Talam Dua Muka di Padang Pasir

Menanti Pagi

🚩SELAMAT PAGI MERAH PUTIH

“Tak guna semua, Narang. Musyawarah hanya untuk manusia yang ada nurani, sedangkan mereka telah buta oleh benda.”

Lembayung kelabu merintihkan gerimis kepada kami. Angin perlawanan menepuki pipi juga telinga. Dari rupa buruan yang kupandang, logikaku berontak untuk putuskan perang.

Dehen Djata membaca mimikku lalu menyeringai seperti tak setuju. 

“Buka isi kepalamu, Narang. Maling-maling itu piawai berkelebat dalam hukum. Putuskan langsung atau bukan hanya patok itu yang tumbang. Akh!! Sudahlah! Biar kupenggal satu untuk peringatan dan tebus dosa!”

Aku berteriak memberhentikan langkah Dehen yang maju dengan mata nyalang. Aku masih menghormati arti manusia dalam petuah tetua adat. Meski banyak kaumku menganggapku lemah. Aku tetap hargai warisan itu. Kecuali satu hal, jika ujung jari excavator itu mulai sentuh patok makam adat! Sungguh kucencang mereka tanpa sisa.

Sorak sorai lalu pecah dari kedua kubu manakala aku menangkap dan menahan perut Dehen Djata.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 84x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 67x dibaca (7 hari)
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
26 Jan 2026 • 64x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Kriminal

Dunia Penuh Tipu: Menyikapi Realitas Penipuan Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 16, 2026
Esai

Melukis Kata itu Seperti Apa?

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Literasi

Melukis Kata, Mengangkat Fakta

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Artikel

Mengungkap Fakta, Melukis Kata Lewat Story Telling

Oleh Tabrani YunisFebruary 14, 2026
Puisi

Gamang

Oleh Tabrani YunisFebruary 12, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    168 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    161 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
57
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
199
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
93
Postingan Selanjutnya
Pahala Combo Saat Mendapati 4 Waktu Mustajab Berdoa Ramadan, Malam Jumat, Sepertiga Malam dan Saat Hujan

Pahala Combo Saat Mendapati 4 Waktu Mustajab Berdoa Ramadan, Malam Jumat, Sepertiga Malam dan Saat Hujan

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00