Dengarkan Artikel
Di banyak kasus, masyarakat justru lebih sibuk membela koruptor daripada menuntut keadilan. “Ah, dia juga berbagi kok.” “Setidaknya dia tidak seburuk yang lain.” Dengan mentalitas seperti ini, wajar jika korupsi sulit diberantas.
Apakah Ini Masa Depan yang Kita Inginkan?
Tentu saja, tulisan ini bukan ajakan untuk berkarier di dunia korupsi. Justru, ini adalah sindiran terhadap sistem yang memungkinkan korupsi terus berkembang, seolah-olah itu adalah sesuatu yang normal dan wajar.
Selama kita masih menoleransi korupsi, selama hukuman bagi koruptor masih ringan, dan selama masyarakat masih permisif terhadap kejahatan ini, maka jalur ini akan tetap terbuka lebar bagi siapa saja yang ingin sukses tanpa benar-benar berusaha.
📚 Artikel Terkait
Pertanyaannya sekarang, apakah kita akan terus membiarkan sistem ini berjalan, atau akhirnya mulai melakukan sesuatu untuk mengubahnya? Rasulullah saw. bersabda, “Barang siapa dari kalian melihat kemungkaran, ubahlah dengan tangannya. Jika tidak bisa, ubahlah dengan lisannya. Jika tidak bisa, ingkarilah dengan hatinya, dan itu merupakan selemah-lemahnya iman”.
*Dosen dan Kepala Satuan Pengawasan Internal UIN Ar-Raniry sekaligus pemerhati sosial.
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini





