Emosi Jema semakin kacau. Kini, gadis itu meraih sebuah besi kecil di sekitar komputer dan menghantam layar di hadapannya dengan sekuat tenaga. Suara kaca pecah memenuhi ruangan, disusul oleh kilatan cahaya dari layar yang hancur. Pecahan layar berhamburan ke lantai, dan wajah kakaknya menghilang dalam sekejap.
Belum sempat Jema mengembalikan napasnya yang tercekat, suara langkah kaki tergesa-gesa di koridor terlebih dahulu membuatnya panik. Andrenalin langsung menguasai tubuhnya, matanya bergerak cepat mencari jalan keluar. Sampai pandangan Jema tertuju pada satu-satunya jendela di ruangan itu. Namun, itu terkunci.
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 335x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 296x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 280x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 255x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 190x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis.
Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.













Discussion about this post