• Latest
RUMIT

RUMIT

Maret 4, 2025
8a775060-2ffc-40bc-a7c8-7d5eeda6427a

Mengenal Ayu Zhafira, Finalis Miss Norway Berdarah Sumatera Barat

Maret 30, 2026
IMG_0551

Jalan yang Kita Pilih

Maret 30, 2026

Iran: Ketahanan, Kepemimpinan Teknologi, dan Transformasi di Tengah Blokade Internasional

Maret 30, 2026
db120a04-bc3f-416f-8477-98be379296aa

Peran OSIS  Dalam Membangun Budaya Sekolah 

Maret 30, 2026
0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

RUMIT

Redaksiby Redaksi
Maret 4, 2025
Reading Time: 7 mins read
588
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

“Kamu tidak mendengarku? Bangun sekarang! Kakak baru saja menelpon guru privat barumu, kita akan keluar. Kakak akan menunggumu selama 5 menit, jika kamu belum keluar, bersiaplah untuk konsekuensinya.”

Mata Jema terbuka, memandang pintu kamarnya dengan tersenyum paksa, berusaha menahan amarah yang terpedam. Di luar kamarnya, suara sang kakak sangat jelas terdengar. Dengan perasaan geram, gadis berambut pendek itu menghentakkan kakinya, meraih tas biru muda yang tergeletak di atas meja belajarnya. 

Baca Juga

IMG_0551

Jalan yang Kita Pilih

Maret 30, 2026
Kenangan yang terlupakan di cermin

Kehilangan Cinta Secara Karena Egois

Maret 27, 2026
Emak Mananti Lebaran

Emak Mananti Lebaran

Maret 23, 2026

Namun ada satu kertas yang mengalihkan perhatiannya, sebuah kertas coretan yang jatuh dari selipan buku matematika Jema. 

“Jema, dia mengawasimu. Carilah kebenaran di ruang yang selama ini tidak pernah kamu lihat. Di sana, semua jawabannya menunggu.”

ADVERTISEMENT

Jema menatap bingung pada tulisan di kertas itu, kini benaknya dipenuhi berbagai pertanyaan. Sejak kapan kertas ini ada di buku matematikanya? Siapa yang menaruhnya di sana? Dan apa sebenarnya maksud dari tulisan itu? Belum sempat gadis itu menemukan jawaban, suara sang kakak dari luar kamar lebih dahulu berteriak, memaksa Jema untuk mempercepat kedatangannya. 

Dengan ragu, ia menyelipkan kertas itu ke dalam sakunya, lalu bergegas mengikuti titah sang kakak

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 369x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 336x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 277x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 275x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 204x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.

Discussion about this post

Next Post

Hitam-Putih

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Al-Qur’an
  • Kirim Naskah
  • Penulis

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com