Dengarkan Artikel
Hal ini penting karena semakin cepat perubahan berganti. Ya, perubahan yang menyebabkan terjadinya disrupsi yang terwujud pada banyaknya yang hilang dan banyak pula yang tumbuh subur, bagai kata pepatah, patah satu, tumbuh seribu. Disrupsi yang melanda semua sektor atau bidang si dalam kehidupan kita. Fenomena ini tanpa kecuali merambah ke dalam dunia pendidikan, sehingga dengan derasnya arus perubahan saat ini diperlukan guru yang mampu beradaptasi dengan perubahan yang terus berlanjut.
Momon Sudarma dalam bukunya “ Merdeka Belajar, Menjadi manusia otentik”, mengingatkan kepada kita bahwa perkembangan peradaban modern sedang memasuki industri 4.0 atau society 5.0. Industri 4.0 merupakan tantangan terbuka untuk pengembangan ketrampilan abad 21. Ketrampilan abad ke 21 ini di antaranya adalah 4 C yakni critical thinking, communication, collaborative, creative and innovative, STEM ( Science, technology, Engineering, match ) dan juga multiliteracy yang dibutuhkan generasi milenial. Pertanyaannya, apakah para guru kita sudah siap menghadapi tantangan itu? Pertanyaan lanjutannya, ketika hadirnya banyak sumber dan model pembelajaran yang berbasis digital seperti belajar virtual dengan segala karakternya akan membutuhkan banyak guru atau sebaliknya, malah tidak membutuhkan banyak guru, termasuk guru yang multitalenta, multitasking dan guru multiple inteligences seperti yang kita bicarakan ini.
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini





