🔊
Dengarkan Artikel
Puisi Anto Narasoma
cucuku,
sudah nenek pintal karakter kehidupan yang mewarnai lukisan kau dan aku
begitu luas kanvas ini
setelah benang-benang putih itu kurajut agar warna kainnya membersihkan kata hatimu
dari fakta lukisan
yang terukur selama filosofi itu menjadi mimpi kita, kau dan aku dibatasi ide pelukis yang menjadi kekayaan berlimpah di dalam warna kehidupan kita
📚 Artikel Terkait
maka,
cobalah kau raba cuaca pertemuan klasik yang melingkari pandangan jiwamu lewat alunan perkusi gendang telingamu
maka tak ada batas antara kanvas lukisan dengan gambaran yang tersimpan pada kedalaman benakmu
karena nenek sedang memintal selendang putih di hatimu agar cahaya ayat-ayat sastra menjadi puisi cinta sedalam pikiran yang tak berbatas
Palembang
12 Januari 2025
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 73x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 60x dibaca (7 hari)
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 56x dibaca (7 hari)
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
26 Jan 2026 • 52x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis.
Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.






