• Latest
Calon Pewaris - Cerpen Calon Pewaris dengan latar belakang Kalimantan | Cerpen | Potret Online

Calon Pewaris

Februari 18, 2025
feb80617-be76-419c-9e6f-22ef823bed1a

Trump Akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

April 1, 2026
Takwa

Membumikan Nilai Takwa Pascaramadan

April 1, 2026
Romantisme Secangkir Kopi

Romantisme Secangkir Kopi 

April 1, 2026
di ujung Magrib

Di Ujung Magrib

Maret 31, 2026
85645e8f-e49d-463f-8fa4-730280ce2b71

Pentingnya Sastra dalam Sistem Pendidikan Rusia sebagai Landasan Pembentukan Karakter dan Pola Pikir

Maret 31, 2026
Calon Pewaris - 0e417695 171f 4238 b08b 77387e695a57 | Cerpen | Potret Online

Dari Geopolitik ke Dapur Rakyat: Krisis Global dan Rapuhnya Ekonomi Indonesia

Maret 31, 2026
ba05a86a-c490-46bf-9ae8-c75ef1da62eb

Nasrallah dan Jugendliteratur

Maret 31, 2026
cd371ba6-715d-447b-b94a-30123cf2d952

Pendidikan Hadapi Ancaman Nyata

Maret 31, 2026
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Esai
  • PODCAST
Rabu, April 1, 2026
  • Login
  • Register
POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
Calon Pewaris - Cerpen Calon Pewaris dengan latar belakang Kalimantan | Cerpen | Potret Online

Calon Pewaris

Heri Haliling by Heri Haliling
Februari 18, 2025
in Cerpen
Reading Time: 10 mins read
0
592
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

Sekonyong-konyong seorang pria berlilit kain merah kuning masuk menenteng…?? Oh Tuhan hal gila apa lagi sekarang. Aku telan liur yang tersisa dari tumpahanku. Kepala pria berjaket dengan mata terbuka serta mulut mengganga itu ada di tangan pria berlilit kain. Pria itu menjambaknya dengan badan yang kemerahan bermandikan darah. Pria berlilit kain itu tampak merokok dan menatap tembok.

Shettttt!!!!!!!!! Aku terhenyak tanpa keseimbangan. Tubuh lunglaiku mendadak jatuh di kasur kamar. Aku kembali dalam tekanan yang begitu memusingkan. Lemas dan kuyu liur dari mulutku tetap tumpah tak karuan. Semua menyesak lalu berangsur surut dengan tekanan mata yang kian berat.

“Kau sudah baikan?” tanya Julak Ampoy. Udara dingin menyusup pori-poriku. Bau halimun juga terasa perdu. Gemericik terdengar di atap. Aku sadar ini hujan di pagi hari. Aku memundurkan badan; terantuk kepalaku oleh ranjang. Oh sadarlah aku sekarang bahwa aku kembali dalam tidur yang cukup tak terurus.

Baca Juga

di ujung Magrib

Di Ujung Magrib

Maret 31, 2026
IMG_0551

Jalan yang Kita Pilih

Maret 30, 2026
Kenangan yang terlupakan di cermin

Kehilangan Cinta Secara Karena Egois

Maret 27, 2026

“Minumlah. Hangatkan badanmu dengan ini” kata Julak Ampoy menyuguhkan secangkir kopi.

Aku bangun dan menyandarkan diri. Aku masih ingat pasti kejadian janggal malam tadi. Ku atur napas dalam-dalam. Ku reguk satu teguk kopi dalam cangkir untuk menikmati cafeinnya. Ku rasa itu membantu meningkatkan adrenalineku. Dilanda penasaran hebat, aku beranjak dan berdiri meski setengah pusing. Ayolah kopi! Keluarkan sensasi itu. Aku stabil! Aku raih nikmat ini lalu mulai berjalan keluar tanpa hiraukan Julak Ampoy.

“Hei kau mau ke mana???”

Aku  tak menggubris dan berjalan cepat menuju ruang tamu. Julak Ampoy memburuku. Tapi aku telah berdiri  di depan rak kaset dvd sesuai kejadian malam tadi. Aku maju.

Shett!!! Tanganku gantian dicengkram Julak Ampoy. Aku lepaskan dengan perasaan sama tak pedulinya dengan dirinya terhadapku malam tadi. Aku angkat rak kaset yang tak seberapa berat itu. Aku geser beberapa speaker. Ku amati Julak Ampoy diam seolah membiarkan. Padahal dalam benakku tahu bahwa jika dia mau, bisa saja dia dengan tubuh kuatnya menjaga dan menarikku. Semua telah berpindah dengan sedikit terhambur. Sekarang hanya mandau dan tamengnya yang bersandar di tembok. Aku segera ambil mandau dan tamengnya. Dugaanku tepat; dibalik tameng yang mirip trapesium itu, di tembok terdapat guratan segi empat bekas sambungan papan yang disamarkan cat.

Aku membalik badan dan berjalan menuju Julak Ampoy. Ku serahkan sebuah mandau dan tamengnya yang cukup berat itu.

“Jelaskan kepada saya, Julak?” tanyaku tajam menatap wajahnya yang ringan ramah tanpa bentuk sebuah rasa keterkejutan.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 347x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 345x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 314x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 264x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 207x dibaca (7 hari)
ADVERTISEMENT
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Page 5 of 6
Prev1...456Next
SummarizeShare237Tweet148
Heri Haliling

Heri Haliling

Heri Haliling merupakan nama pena dari Heri Surahman. Beliau pengajar di SMAN 2 Jorong. Heri Haliling selain mengajar juga aktif menulis baik cerpen atau novel dalam aplikasi GWP atau Kwikku. Beberapa karyanya yang telah terbit antara lain: 1. Novlet Rumah Remah Remang, 2024 (J-Maestro). 2. Novel Perempuan Penjemput Subuh, menjadi juara 2 Sayembara Menulis Novel Guru dan Dosen Tahun 2024 (PT Aksara Pustaka Media). 3. Beberapa cerpennya telah termuat dalam media cetak dan digital seperti Balipolitika, Radar Utara, Radar NTT, Negeri Kertas.com, Kaltim Post, Kompasiana, dan Republika

Baca Juga

feb80617-be76-419c-9e6f-22ef823bed1a
#Amerika

Trump Akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

April 1, 2026
Takwa
Artikel

Membumikan Nilai Takwa Pascaramadan

April 1, 2026
Romantisme Secangkir Kopi
Esai

Romantisme Secangkir Kopi 

April 1, 2026
di ujung Magrib
#Cerpen

Di Ujung Magrib

Maret 31, 2026
Next Post
Calon Pewaris - e76c585c b71b 4151 b1cc 946d87a33a66 1 | Cerpen | Potret Online

Mewujudkan Masyarakat Ideal dengan Akhlaqul Karimah

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Home
  • Tentang Kami
  • Kirim Naskah
  • Disclaimer
  • Privacy Policy (Kebijakan Privasi)
  • Terms of Service (Syarat dan Ketentuan)
  • Penulis
  • Al-Qur’an

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com