POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Kami Orang Papua Mencintai Republik Ini, Hanya Saja Republik Ini yang Tidak Mencintai Kami

RedaksiOleh Redaksi
February 15, 2025
Tags: #Papua#SuaraAnak Negeri
Kami Orang Papua Mencintai Republik Ini, Hanya Saja Republik Ini yang Tidak Mencintai Kami
🔊

Dengarkan Artikel


Oleh: Rizal Tanjung

Kami orang Papua,
hitam kulit, keriting rambut,
berjalan di atas tanah emas,
berdiri tegak dalam merah putih,
menyanyikan lagu kebangsaan
dengan suara paling nyaring,
paling lantang, paling membahana.
Kami orang Papua,
berdiri di gerbang republik
sebagai anak kandung yang lahir sah,
menghafal sila-sila Pancasila
dengan lidah paling fasih,
paling tulus, paling bergetar.

Tapi, ah…
kenapa tanah kami terus diambil,
gunung-gunung kami digali,
hutan-hutan kami dijarah,
laut kami dikotori,
dan kami sendiri dihitung hanya sebagai angka?
Mengapa kami ini
dibutuhkan hanya saat pemilu tiba,
saat kursi-kursi yang diduduki perlu suara,
saat politisi ingin tampak peduli?

Kami mencintai republik ini,
tapi republik ini membalas cinta
dengan moncong senjata.
Kami mencintai republik ini,
tapi republik ini menjawab
dengan stigma dan curiga.
Katanya, kami separatis!
Katanya, kami pemberontak!
Padahal, kami hanya ingin
sekolah tanpa rasa takut,
rumah tanpa rasa cemas,
jalan tanpa rasa teror,
hidup tanpa terus dihitung sebagai ancaman.

Lihatlah kami,
anak-anak Papua yang berusaha sekolah
dengan buku yang sobek,
guru yang pergi entah ke mana,
dan janji pembangunan yang hanya jadi igauan.
Lihatlah kami,
ibu-ibu Papua yang menganyam noken,
tapi anaknya tak bisa berobat,
karena rumah sakit kami lebih sering kosong,
karena jalan menuju puskesmas penuh lumpur dan darah.

📚 Artikel Terkait

Sepasang Percakapan di Meja Bundar

Merawat Ruh Literasi Al- Qur’an di Gampong: Sinergi Keluarga, Sekolah, dan Tgk Gampong

Puisi-Puisi Bencana Alkhair Aljohore

Praktik Baik Kontribusi Sekolah Perempuan Untuk Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan

Oh republik,
kami hanya ingin dicintai kembali,
tanpa harus mencium sepatu tentara,
tanpa harus takut bicara di jalanan,
tanpa harus terus membuktikan
bahwa kami juga manusia,
bahwa kami juga bagian dari merah putih
yang kalian kibarkan dengan bangga.

Kami orang Papua mencintai republik ini,
tapi sepertinya republik ini
hanya mencintai tanah kami,
hanya menginginkan emas kami,
hanya mau menguasai laut dan gunung kami,
tapi tidak benar-benar mencintai kami.

Ah, barangkali kami keliru?
Barangkali republik ini mencintai kami
dengan cara yang berbeda,
cara yang penuh todongan senjata,
cara yang penuh rasa curiga,
cara yang penuh pengabaian.

Kami orang Papua tetap mencintai republik ini,
meski cinta kami sering bertepuk sebelah tangan.
Meski merah putih berkibar di langit kami,
kami masih bertanya-tanya:
Apakah republik ini benar-benar rumah,
atau hanya kandang tempat kami ditawan?

2025

* Tulisan ini telah dimuat di Suara Anak Negeri, Papua

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 155x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 137x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 125x dibaca (7 hari)
Belajar di Saat Dunia Berguncang
Belajar di Saat Dunia Berguncang
9 Jan 2026 • 97x dibaca (7 hari)
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
12 Mar 2018 • 91x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share3SendShareScanShare
Tags: #Papua#SuaraAnak Negeri
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Gerakan Menulis

Ulang Tahun POTRET dalam Sepi dan Senyap: 23 Tahun Menyalakan Api Literasi dari Pinggiran

Oleh Tabrani YunisJanuary 18, 2026
#Sumatera Utara

Kala Belantara Bicara

Oleh Tabrani YunisDecember 23, 2025
Puisi Bencana

Kampung- Kampung Menelan Maut

Oleh Tabrani YunisNovember 28, 2025
Artikel

Menulis Dengan Jujur

Oleh Tabrani YunisSeptember 9, 2025
#Gerakan Menulis

Tak Sempat Menulis

Oleh Tabrani YunisJuly 12, 2025

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    159 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
164
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
90
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis November 2025

Oleh Redaksi
November 10, 2025
95
Postingan Selanjutnya
Fakta dan Data Hukum Yang Tidak Diperlukan Dalam Realitas Sosial

Raja Kecil Yang Bertingkah, Bansos Tidak Tepat Sasaran dan Mata Hari Kembar.

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00