POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Raket Bak Pisang (Peurantara Cinta)

Ratih MulyaniOleh Ratih Mulyani
January 29, 2025
Raket Bak Pisang (Peurantara Cinta)
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh: Ratih Mulyani

Rihon lam hatee keu bungong Duson
Rindu meugulong dara lon cinta
Harap meu sampoe beu saboeh payoeng
Harap di ulon peulayeu betra

Pajan lon peu breuh padee bungong si kuntom
Pajan lon peu payong ngat meusapat dua
Hajat beu sampoe keu dara Duson
Ingin that ulon meu rumoh tangga

Angen di laot peubicah geulumbang
Angen dalam Blang sijuek lagoina
Pajan keuh adoe ulon peulabang
Pajan keuh sayang hubungan ta bina

Janji ta ukee sang-sang han leukang
Janji lon keunang sang-sang rap gila
Jinoe ban mandum ka abeh leukang
Mandum keunangan palsu belaka

Pakon yoh dilee keu lon ta sayang
Ta tem peuseunang hatee lam dada
Jinoe meu laen keu lon han lee ta keunang
Ka tatem peu lham bahtera cinta

Ulon peu turot pue yang gata seunang
Ulon peu seubrang gata ulon ba
Jinoe ka meu hasee keu lon tan ta kenang
Sebab kana cut bang laen pemuda

Sampoe that hatee gata lagee nyan
Ka tatem peu leukang janji di gata
Ulon meu harap lagee meu keunang
Ka tatem meu seunang laen pemuda

Ulon ta anggap raket bak pisang
Lheuh ta jeu meurang ta peu lham teuma
Jinoe di gata hudep ka seunang
Ta tem koh hubungan geutanyoe dua

Pantonlabu, 11 Januari 2024

📚 Artikel Terkait

Inmemoriam Agus Widjojo

Merdeka Belajar – Ulasan Artikel

Kedewasaan Organisatoris

Lautan Darah dan Susu yang Kering

Terjemahan :

Rakit Pohon Pisang
(Perantara Cinta)

Rindu hati tertarik pada bunga desa
Rindu menggulung wanita tercinta
Harapan bersatu dalam satu payung
Semoga sampai dalam satu bahtera

Kapan bisa saya menjamu bunga
Harapan saya meletakkan payung bersama-sama
Hajat tersampai dalam ikatan pernikahan

Angin laut memecah gelombang
Angin darat dingin terasa
Kapan adikku akan menjadi impian?
Kapan kita membangun hubungan?

Janji seakan tidak diingkari
Saya berjanji hampir lah gila
Sekarang semuanya hampa
Semua hanya tinggal kenangan

Mengapa dulu kamu mencintaiku
Hanya ingin menyenangkan hati belaka
Sekarang saya tidak kau ingat
Kamu hanya ingin menenggelamkan bahtera cinta kita

Saya ikuti apa yang dikau suka
Dulu dirimu saya perantarakan
Sekarang semua telah terwujud tanpa kau kenang
Karena telah tercapai hajatmu dengan pemuda yang kau cinta

Sampai hatimu seperti itu
Janji yang ada,,telah diingkari
Harapan saya hanyalah
Semoga bahagia dengan pemuda yang ada

Saya hanya dianggap “rakit pohon pisang”
Setelah selesai menyeberang, lalu ditenggelamkan
Sekarang anda hidup bahagia
Saya rela memutuskan hubungan kita asal kau bahagia

Pantonlabu, 11 Januari 2024

Tentang Penulis
Ratih Mulyani Lahir di Samakurok, Aceh Utara, 06 Agustus 1985. Lulusan S1 UIN AR-RANIRY Banda Aceh dan Guru aktif di Kementerian Agama Kabupaten Aceh Utara tepatnya di MIN 10 Aceh Utara. Menulis merupakan hobinya selama ini. Dan terjun ke dunia menulis adalah mimpi terbesarnya. Saat ini sedang mengikuti kelas menulis puisi Etnik tingkat ASEAN dan bergabung dengan Komunitas Guree Merunoe Atjeh yang diketuai oleh Indra Mardiani atau yang biasa disapa Bu Iin. Saling mensupport guru-guru penulis pemula dan juga sarana mengupgrade diri.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 60x dibaca (7 hari)
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 56x dibaca (7 hari)
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
26 Jan 2026 • 51x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share5SendShareScanShare
Ratih Mulyani

Ratih Mulyani

Ratih Mulyani Lahir di Samakurok, Aceh Utara, 06 Agustus 1985. Lulusan S1 UIN AR-RANIRY Banda Aceh dan Guru aktif di Kementerian Agama Kabupaten Aceh Utara tepatnya di MIN 10 Aceh Utara. Menulis merupakan hobinya selama ini. Dan terjun ke dunia menulis adalah mimpi terbesarnya. Saat ini sedang mengikuti kelas menulis puisi Etnik tingkat ASEAN dan bergabung dengan Komunitas Guree Merunoe Atjeh yang diketuai oleh Indra Mardiani atau yang biasa disapa Bu Iin. Saling mensupport guru-guru penulis pemula dan juga sarana mengupgrade diri

Please login to join discussion
#Kriminal

Dunia Penuh Tipu: Menyikapi Realitas Penipuan Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 16, 2026
Esai

Melukis Kata itu Seperti Apa?

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Literasi

Melukis Kata, Mengangkat Fakta

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Artikel

Mengungkap Fakta, Melukis Kata Lewat Story Telling

Oleh Tabrani YunisFebruary 14, 2026
Puisi

Gamang

Oleh Tabrani YunisFebruary 12, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    168 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    161 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
57
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
199
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
93
Postingan Selanjutnya
Puisi Esai Kepahlawanan, Bangkitkan Nasionalisme Gen-Z

Puisi Esai Kepahlawanan, Bangkitkan Nasionalisme Gen-Z

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00