• Latest

Disabilitas Tuna Netra Dilatih Pijat Acupresure

Oktober 31, 2017
9fdb3c1c-1879-4f8c-9aa8-02113678bceb

Warisan Musik Aceh dari Gampong Padang Manggeng

April 21, 2026
Ilustrasi siluet pasangan dengan hati retak melambangkan cemburu, konflik emosional, dan hubungan yang rapuh

Cemburu Membunuh Perempuan

April 21, 2026
Disabilitas Tuna Netra Dilatih Pijat Acupresure - 1001348646_11zon | Banda Aceh | Potret Online

Kisah Perempuan – Lubna dari Córdoba

April 21, 2026
Disabilitas Tuna Netra Dilatih Pijat Acupresure - 1001353319_11zon | Banda Aceh | Potret Online

Fatimah al-Fihri, Pendiri Universitas Tertua

April 21, 2026
3753a9dd-0c43-46a6-9577-711a7479d4d5

Misogini Genital (Di) Kartini Digital

April 21, 2026
IMG_0878

Perempuan di Titik Klimaks

April 21, 2026
Disabilitas Tuna Netra Dilatih Pijat Acupresure - 1001361361_11zon | Banda Aceh | Potret Online

Kisah Perempuan POTRET – Zaynab bint al-Kamal

April 21, 2026
d2a5b58f-c424-41eb-91dc-d0a057017eda

Menguak Kenangan Orkes Mekar Melati Manggeng dan Para Musisi Muda

April 21, 2026
Rabu, April 22, 2026
POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Sastra
  • Cerpen
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Sastra
  • Cerpen
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result

Disabilitas Tuna Netra Dilatih Pijat Acupresure

Redaksi by Redaksi
Oktober 31, 2017
in Banda Aceh, Walikota Banda Aceh
Reading Time: 5 mins read
0
585
SHARES
3.2k
VIEWS

Banda Aceh-Sebanyak 20 orang penyandang disabilitas tuna netra di Kota Banda Aceh mengikuti pelatihan Pijat Acupresure. Kegiatan yang dilaksanakan selama 15 hari ini dibuka langsung oleh Wali Kota Banda Aceh H Aminullah Usman SE Ak MM Selasa (31/10) di Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Banda Aceh di Gampong Lam Jabat. 

Wali Kota Aminullah dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dari Pemko Banda Aceh kepada para penyandang disabilitas khususnya para tuna netra di Kota Banda Aceh. 

Dikatakannya, Pemerintah Kota Banda Aceh menyadari bahwa tanpa bekal keterampilan yang cukup dalam hal ilmu pijat maka para tuna netra yang membuka usaha pijat akan sulit bersaing dengan pijat refleksi yang semakin menjamur. 

Para tukang pijat tuna netra jika tidak dibekali ilmu pijat yang cukup akan ditinggal oleh pelanggan,” katanya. 

Kepada para peserta pelatihan ini Wali Kota mengingatkan bahwa ini merupakan kesempatan yang baik yang tidak boleh disia-siakan. Untuk itu ia berharap agar dapat diikuti dengan serius dan harus bisa. 
Wali Kota menambahkan bahwa seluruh elemen masyarakat di Kota Banda Aceh harus mendapatkan kesempatan yang sama dalam roda pembangunan kota. Dan dengan kegiatan ini diharapkan para penyandang disabilitas bisa mencari nafkah sendiri. 

Dalam kesempatan itu Aminullah menyatakan bangga bahwa tidak ada dari penyandang disabilitas tuna netra yang berasal dari Banda Aceh yang menjadi pengemis. Wali Kota menargetkan pada tahun 2019 Banda Aceh harus bebas dari ada nya pengemis. Aminullah juga berjanji bahwa ke depan kepedulian kepada disabilitas akan terus tingkatkan. Kepada Jajaran Dinas Sosial Wali Kota mengingatkan bahwa Ini merupakan tugas mulia yang harus dijalankan.

“Kedepan kita akan terus memberikan perhatian kepada penyandang disabilitas. Mudah-mudahan akan dapat menjadi contoh bagi kabupaten kota yang lain,” tutup Aminullah. 

Sementara itu Plt kepala Dinas Sosial Kota Banda Aceh, Dody Haikal, S.STP mengatakan bahwa pelatihan yang dilaksanakan adalah pelatihan pijat acupresure yaiu semacam pengobatan atau penyembuhan segala macam penyakit secara alternatif yakni dengan metode menekan titik-titik tertentu. Pelatihan ini menghadirkan instruktur dari Panti Sosial Bina Netra Wyata Guna Bandung, Muhammad Arwani. 

Kata Dody, Tujuan dari kegiatan pelatihan ini adalah memberikan keterampilam hidup tambahan, sebagai upaya untuk menumbuhkan semangat kemandirian bagi para penyandang disabilitas khususnya disabilitas tuna netra yang ada di Banda Aceh.
Pertuni Apresiasi Wali Kota 
Sementara itu Ketua Persatuan Tuna Netra Indonesia (Pertuni) Kota Banda Aceh, M Nur mengapresiasi Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman yang peduli dan serius menangani dan membantu para penyandang disabilitas tuna netra agar tidak ada lagi penyandang tuna netra di Banda Aceh yang jadi pengemis. 
M Nur mengatakan, selama ini tuna netra di Banda Aceh sebagian besar berprofesi sebagai tukang pijat. Untuk itu katanya, perlu meningkatkan ilmu dan keterampilan tentang pijat ini. Dan kegiatan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Banda Aceh dibawah kepemimpinan Aminullah Usman ini sangat membantu mereka. (MA)
Baca Juga
  • Dlhk3 Berhasil Kumpul Sampah Dari Depo
  • UIN Ar-Raniry Tanam 2.000 Pohon Manggrove di Syiah Kuala
Share234SendTweet146Share
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Next Post

Jus 5000 Itu Tetap Segar dan Menguntungkan

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Home
  • Tentang Kami
  • Kirim Naskah
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • ToS
  • Penulis
  • Al-Qur’an
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com