Dengarkan Artikel
Oleh Ekozapetra
Dua puluh dua tahun berlalu,
Jejakmu terukir dalam waktu,
Potret, majalah penuh makna,
Mengabadikan kisah, membawa cahaya.
Setiap halaman adalah cerita,
Tentang perjuangan, cinta, dan asa,
Mewarnai dunia dengan tinta,
Menggugah jiwa, membangun rasa.
Dua dekade lebih kau bertahan,
Di tengah zaman yang terus berlainan,
Dari kertas hingga layar digital,
Potret tetaplah istimewa dan kekal.
Para penulis, fotografer, dan editor,
Adalah pilar dari semangat yang bersinar,
Membingkai kehidupan dengan karya tulus,
Hingga pembaca terpukau, terkesan, terarus.
Hari ini adalah perayaan,
Untuk semua dedikasi dan pengorbanan,
Dua puluh dua tahun perjalananmu,
Adalah bukti dari mimpi yang terwujud selalu.
Selamat ulang tahun, Potret tercinta,
Semoga langkahmu semakin jaya,
Menginspirasi lebih banyak jiwa,
Menjadi potret dunia yang abadi selamanya.
📚 Artikel Terkait
Bionarasi:
Sosok bernama panggung dan pena Eko Petra, memiliki nama lahir Eko Zapetra Srijono Z.R, lahir dari pasangan Zaidum mar’i dan Ratsiba, lahir dari keluarga biasa ibu dan ayah keduanya abdi negara, namun sayang sejak umur tiga tahun ibu dan ayah memilih untuk berpisah.
Menyukai dunia penulisan semenjak masih di bangku SD, namun menjadi lebih faham akan dunia penulisan dan sastra semenjak ia bergabung dengan Teater sekolah di MAN MODEL BENGKULU tahun 2001, setahun baru mengenal teater dan kepenulisan terutama puisi, ia pindah sekolah ke SMA Muhamadiyah 1 kota Bengkulu, disini ia bersama temannya mencoba membangun cikal bakal teater sekolah
Selepas menyelesaikan SMA ia masuk ke perguruan tinggi, bergabung dengan sanggar teater Bahtra di UNIB, namun ia memutuskan SO di tengah jalan, sempat mencoba ke dunia kerja sebagai agen asuransi selama setahun namun kembali ke dunia Teater membantu temannya melatih di SMA Muhammadiyah 1 kota Bengkulu, lalu sempat juga berkecimpung di dunia organisasi di salah satu ormas, dan di tahun 2009 mencoba mencari nama di panggung danau yang dikelola salah satu teman,
Di 2011 ia bergabung bersama teman di Teater Jengkal, pentas dari panggung ke panggung, hingga ke tingkat nasional di 2016, di tahun ini juga kekaryaan Eko Petra menjadi semakin melambung, ia dengan berani menerbitkan kumpulan puisi pertama nya yang berjudul sampah yang diterbitkan oleh probi media group, dan juga menerima tawaran tampil dalam acara seni di Malaysia, dimana akhirnya mengantarkan ia menjadi bagian dari sebuah komunitas internasional ZK Nusantara, dimana ZK sendiri saat ini telah hadir di Malaysia, Singapura, Thailand, dan Indonesia, serta ada beberapa individu khusus yang merepresentasikan negara masing-masing, seperti bunda karensa jhonshon yang asalnya dari Australia, juga beberapa individu lainnya, hingga saat ini Eko Petra masih tetap berkreasi dalam kepenulisan, dan sedang menggubah karya puisi lama dan barunya menjadi lagu dengan bantuan AI serta menetap di Bengkulu.
FB : Petra Sikinlil
IG : @sikinlili
X : @ekozapetra69131
TIK tok : @putra_penyendiri
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini






