POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Arya Sinulingga, STY, dan Opera Sabun

RedaksiOleh Redaksi
January 8, 2025
Tags: #Opera Sabun#Sepakbola#STY
Arya Sinulingga, STY, dan Opera Sabun
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh Rosadi Jamani

Di bawah langit mendung sepak bola Indonesia, drama terbaru mengguncang panggung. Arya Sinulingga, salah satu Exco PSSI, berdiri di tengah badai hujatan, ancaman, dan tentu saja meme-meme yang terlalu kejam untuk disebut seni. Alasannya? Pemecatan Shin Tae-yong. Pelatih Korea kesayangan bangsa. Sang pembawa harapan. Sang penenun mimpi. Kini tersingkir.

Arya tak tinggal diam. Ia mengangkat pedangnya atau lebih tepatnya, ponselnya dan menulis, “Saya akan melaporkan akun-akun penyebar hoax, fitnah, dan ujaran kebencian ke polisi!” Sebuah deklarasi perang yang terdengar gagah. Tapi tunggu dulu. Warganet, yang terkenal tanpa takut, justru menjawabnya dengan komentar, “Coba aja, Pak. Kami tunggu.”

Lalu dimulailah perang.

Arya maju dengan dalih moralitas, “Kritik silakan, tapi jangan hoax!” Warganet balas menyerang dengan pasukan meme bertopeng anonim. Narasi dibangun, teori konspirasi digoreng. Ada mafia, ada iluminati, bahkan ada alien yang diam-diam memecat Shin Tae-yong dari balik layar. Sungguh, sepak bola Indonesia bukan sekadar olahraga. Ini adalah opera sabun tanpa jeda iklan.

Arya mencoba menjelaskan. Katanya, keputusan memecat Shin Tae-yong adalah pengorbanan besar. PSSI harus membayar kompensasi puluhan miliar. “Ini uang beneran, bukan daun monopoli,” ujarnya penuh penekanan. Tapi apa peduli warganet? Mereka tetap berseru, “Kami cuma mau STY balik!”

📚 Artikel Terkait

Merdeka Menulis

🚩SELAMAT PAGI MERAH PUTIH

Menjadi Sosok Guru Role Model yang Growth Mindset bagi Peserta Didik

Pidato Kebudayaan Fadlizon: Negara Memajukan Kebudayaan Indonesia di Tengah Peradaban Dunia

Arya menambahkan, “Kalau kami mau aman, pelatih lama dibiarkan saja. Tapi ini demi masa depan sepak bola Indonesia!” Masa depan? Sebuah konsep yang terlalu abstrak untuk warganet yang hidup di hari ini, sekarang, detik ini. Mereka tak butuh masa depan. Mereka butuh Shin Tae-yong di sini, saat ini, lengkap dengan jaket hitam dan senyum misteriusnya.

Di akhir narasinya, Arya menyerukan mantra sakral, “Semua ini demi merah putih!” Sebuah kalimat yang biasanya memancing haru, tapi kali ini tenggelam di antara suara keyboard dan notifikasi komentar penuh sumpah serapah.

Warganet, seperti biasa, tak peduli. Mereka terus menggugat. Mereka menuntut jawaban. Mereka menciptakan gelombang badai yang tak akan surut, bahkan jika Arya melapor ke polisi, interpol, atau sekalian ke PBB.

Sepak bola Indonesia adalah epik tanpa kesimpulan. Arya bertahan. Warganet menyerang. Shin Tae-yong sudah pergi, tapi bayangannya tetap menghantui. Drama ini tak akan selesai. Karena di negeri ini, bola memang bundar, tapi konfliknya selalu berputar-putar tanpa akhir.

Di tengah semua itu, kita tetap menonton. Karena, mau seabsurd apa pun dramanya, sepak bola Indonesia adalah hiburan terbaik yang tak pernah kita minta, tapi selalu kita terima.

#camanewak
Rosadi Jamani
Ketua Satupena Kalbar

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 85x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 67x dibaca (7 hari)
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
26 Jan 2026 • 64x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Tags: #Opera Sabun#Sepakbola#STY
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Kriminal

Dunia Penuh Tipu: Menyikapi Realitas Penipuan Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 16, 2026
Esai

Melukis Kata itu Seperti Apa?

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Literasi

Melukis Kata, Mengangkat Fakta

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Artikel

Mengungkap Fakta, Melukis Kata Lewat Story Telling

Oleh Tabrani YunisFebruary 14, 2026
Puisi

Gamang

Oleh Tabrani YunisFebruary 12, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    168 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    161 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
57
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
199
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
93
Postingan Selanjutnya
Puisi-Puisi Thomas Krispianus Swalar

DIA ALFA DAN OMEGA

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00