POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Monolog: Di Bawah Kubah Baiturrahman

LK.AraOleh LK.Ara
January 6, 2025
Tags: -#Monolog#Masjid Raya Baiturahman
Monolog: Di Bawah Kubah Baiturrahman
🔊

Dengarkan Artikel

L K Ara

Monolog: Di Bawah Kubah Baiturrahman

(Seorang lelaki tua berdiri di tengah Masjid Raya Baiturrahman, mengenakan baju gamis putih. Ia memandang ke langit-langit masjid, suaranya penuh emosi ketika ia berbicara seakan kepada dirinya sendiri dan kepada sejarah yang hidup di tempat ini.)

Lelaki Tua:
Ah, Baiturrahman…
Engkau bukan sekadar bangunan.
Engkau adalah cerita—dari doa yang tulus,
dari perjuangan yang tak kenal takut,
dan dari air mata yang jatuh di atas sajadah yang lusuh.

Di bawah kubah hitam ini, aku berdiri.
Tapi bayanganku hanyalah setitik debu
dibandingkan jejak para pahlawan yang mendahuluiku.

(Isyarat tangan mengarah ke dinding masjid.)
Dulu, di tempat ini…
Belanda menyerbu, mencoba menghancurkan kita.
Mereka bakar masjid ini,
namun yang mereka tak tahu:
api tidak bisa membakar iman.

Aku masih bisa mendengar gema takbir itu.
“Allahu Akbar!”
Cut Nyak Dhien… oh, perempuan perkasa itu!
Sorban putihnya berkibar di angin perlawanan.
Langkahnya kecil, tapi keberaniannya
menggentarkan musuh yang sombong.
Apakah dia juga pernah berdiri di sini,
mengucap doa untuk anak cucu kita?

📚 Artikel Terkait

Memaknai Hari Raya Kurban di Era Artificial Intelligence

BENGKEL OPINI RAKyat

Dorong Kolaborasi Menuju Pemulihan Pendidikan

Cecah Ries Makanan Tradisional Khas Aceh Tengah

(Terdiam sejenak. Menghela napas panjang.)

Dan tsunami…
Siapa yang bisa melupakan hari itu?
Langit gelap, laut bergulung mengamuk,
dan tanah ini bergetar dalam ketakutan.
Namun engkau, Baiturrahman, tetap berdiri.
Bukankah engkau ini keajaiban, ya Allah?
Di tengah kehancuran, engkau menjadi pelindung.
Orang-orang berlari ke sini,
mencari naungan-Mu,
dan engkau menyambut mereka dengan kehangatan.

(Air mata menggenang di sudut matanya. Ia menggigit bibir, mencoba menahan emosi.)

Kini aku tua. Langkahku goyah.
Tapi engkau tetap kokoh, Baiturrahman.
Anak-anak bermain di halamanmu.
Para musafir melipat sajadah mereka di lantaimu.
Dan aku? Aku hanya seorang lelaki tua
yang membawa kenangan.

(Ingatannya melayang jauh.)
Sultan Iskandar Muda,
engkau yang pertama kali meletakkan fondasi ini.
Apakah engkau tahu bahwa masjidmu
akan menjadi saksi zaman yang penuh badai?
Tapi kini, lihatlah…
Dunia memandang kami.
Baiturrahman adalah simbol,
bukan hanya untuk Aceh,
tapi untuk iman yang takkan pernah runtuh.

(Mengangkat tangannya ke arah kubah, suaranya perlahan bergetar.)
Ya Allah,
jadikan aku setegar dinding-dinding ini,
dan setinggi kubah-kubah ini yang menggapai-Mu.
Jika waktuku tiba,
biarkan aku pergi dengan doa,
di tempat ini, di bawah kubah hitam ini.

(Terdiam. Ia menatap lantai, lalu beranjak pergi dengan langkah pelan. Namun suaranya bergema sekali lagi.)

Baiturrahman, aku titipkan kisahmu.
Jangan biarkan kami lupa,
bahwa di balik keindahanmu,
ada darah, doa, dan cinta yang menjagamu.

(Ia berjalan keluar, bayangannya perlahan memudar di bawah sinar matahari senja yang menerpa halaman masjid.)

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 85x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 67x dibaca (7 hari)
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
26 Jan 2026 • 64x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Tags: -#Monolog#Masjid Raya Baiturahman
LK.Ara

LK.Ara

Please login to join discussion
#Kriminal

Dunia Penuh Tipu: Menyikapi Realitas Penipuan Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 16, 2026
Esai

Melukis Kata itu Seperti Apa?

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Literasi

Melukis Kata, Mengangkat Fakta

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Artikel

Mengungkap Fakta, Melukis Kata Lewat Story Telling

Oleh Tabrani YunisFebruary 14, 2026
Puisi

Gamang

Oleh Tabrani YunisFebruary 12, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    168 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    161 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
57
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
199
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
93
Postingan Selanjutnya
Detik-detik STY, Dipecat atau Tidak

Sedih, STY Out

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00