POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Program Guru Terbang

RedaksiOleh Redaksi
December 31, 2024
Tags: #Best Practices#Guru Terbang#Metode Belajar
Kisah Guru Risa dan Filosofi Kura-Kura
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh Nurbadriyah

Pengawas SMA Provinsi Banten & Ketua Umum Perkumpulan Penulis Nasional

Di sebuah sudut sekolah di Provinsi Banten, ada sebuah program yang mengubah paradigma pembelajaran. Program yang dikenal dengan nama Guru Terbang ini lahir dari sebuah pemikiran sederhana, namun penuh makna.  Bagaimana cara menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya mengedukasi, tetapi juga menginspirasi.

Semua berawal dari sebuah hasil evaluasi rapor pendidikan yang menunjukkan bahwa kualitas pembelajaran di banyak sekolah, masih perlu ditingkatkan. Sebuah masalah klasik yang sering kita dengar, metode pengajaran yang monoton, terlalu banyak ceramah, dan kurangnya interaksi antara guru dan siswa. Siswa pun menjadi pasif, tidak terlibat, dan akhirnya, mereka merasa bahwa belajar adalah kewajiban yang membosankan. Guru-guru pun merasa terjebak dalam rutinitas yang itu-itu saja, tanpa menyadari bahwa mereka memegang kunci untuk mengubah wajah pendidikan.

Namun, dari masalah ini lahirlah solusi yang luar biasa. Guru Terbang menjadi jawabannya. Penulis yang seorang pengawas sekolah, memiliki visi jauh ke depan, menginisiasi program yang melibatkan 55 guru terpilih dari sekolah-sekolah binaan. Program ini bukan sekadar pertukaran guru antar sekolah, tetapi sebuah perjalanan yang mengubah cara pandang, cara mengajar, dan cara belajar.

Program ini memberikan kesempatan bagi guru untuk mengajar di sekolah yang berbeda, dengan tujuan untuk memperkenalkan metode pembelajaran yang lebih interaktif, kreatif, dan menyenangkan. Setiap guru yang terlibat dalam program ini dilatih secara intensif selama dua bulan sebelum mereka “terbang” mengajar di sekolah lain. Dalam pelatihan tersebut, mereka dibimbing untuk mengembangkan metode yang inovatif, menggantikan ceramah panjang yang membosankan dengan pembelajaran yang lebih hidup dan relevan dengan kehidupan nyata siswa.

📚 Artikel Terkait

Dua Alumni Havard di Bawah Presiden Gajah

Membangun Komunikasi Efektif Melalui Cerita

SISTEM KAPITALISME EKONOMI KITA

Dari Sekadar Hobi Hingga Menjadi Peluang Bisnis

Kehadiran guru-guru ini di kelas, dengan metode yang beragam dan segar, membawa angin segar bagi siswa. Mereka merasa terinspirasi untuk belajar, karena pembelajaran yang mereka terima bukan lagi sekadar teori yang jauh dari kenyataan. Siswa mulai menyadari bahwa belajar adalah bekal berharga untuk masa depan mereka—sebuah kesadaran yang lebih dalam, yang membuat mereka lebih terlibat dan aktif.

Pembelajaran yang menghubungkan materi dengan kehidupan nyata memberikan makna yang lebih mendalam bagi mereka. Mereka merasa bahwa apa yang mereka pelajari tidak hanya berguna untuk ujian, tetapi untuk mempersiapkan mereka menghadapi dunia luar.

Namun, seperti halnya setiap perubahan besar, program ini tidak berjalan mulus tanpa tantangan. Banyak yang skeptis, menganggap bahwa program ini hanya akan membuang waktu. Ada yang berpendapat bahwa setelah guru kembali ke sekolah asal, mereka akan kembali ke pola lama, pola yang sudah nyaman dan tidak memerlukan banyak perubahan. Akan tetapi, penulis tidak menyerah, terus berjuang, berkolaborasi dengan kepala sekolah, pengawas, dan para guru yang siap untuk maju bersama.

Dengan tekad yang kuat, penulis mengajak mereka untuk melihat lebih jauh dari sekadar metode ceramah yang sudah usang. Ia menyadari bahwa untuk menciptakan perubahan yang nyata, dibutuhkan kerjasama dan keberanian untuk melangkah keluar dari zona nyaman. Lalu, berkolaborasi dengan kepala sekolah untuk memastikan agar para guru yang terlibat dalam program ini terus mendapatkan dukungan dalam bentuk pelatihan, forum diskusi, dan evaluasi yang konstruktif. Selain itu, juga  terus memperkuat jaringan antara sekolah-sekolah binaan, memperkenalkan konsep pembelajaran yang lebih bermakna dan menyenangkan.

Tantangan tetap ada, tetapi perubahan sudah mulai terasa. Siswa-siswa yang sebelumnya merasa terjebak dalam rutinitas pembelajaran yang membosankan kini mulai menunjukkan semangat yang berbeda. Mereka menikmati pembelajaran melalui video, gamifikasi, dan gambar-gambar menarik yang menghadirkan suasana kelas yang hidup dan penuh warna. Pembelajaran yang lebih mindful, meaningful, dan joyful ini mengubah sikap mereka terhadap pendidikan. Mereka tidak hanya belajar untuk mendapatkan nilai, tetapi untuk mempersiapkan diri menjadi individu yang siap menghadapi dunia dengan pengetahuan dan keterampilan yang mereka dapatkan.

Program Guru Terbang telah membuka mata kita semua bahwa pendidikan bukan hanya tentang mengajar materi, tetapi juga tentang menginspirasi, membimbing, dan memberikan pembelajaran yang bermakna bagi siswa. Inovasi yang dihadirkan oleh para guru terbang telah memberikan energi baru bagi dunia pendidikan di Banten. Mereka adalah agen perubahan yang membawa dampak positif, bukan hanya bagi diri mereka sendiri, tetapi juga bagi siswa-siswa yang mereka ajar.

Ini adalah cerita tentang bagaimana satu langkah kecil, seperti menukar guru antar sekolah, bisa membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan. Ini adalah bukti bahwa dengan tekad, kolaborasi, dan semangat untuk terus belajar, kita bisa menciptakan pendidikan yang lebih baik, lebih menarik, dan lebih bermakna bagi generasi masa depan.

 

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 155x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 137x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 125x dibaca (7 hari)
Belajar di Saat Dunia Berguncang
Belajar di Saat Dunia Berguncang
9 Jan 2026 • 97x dibaca (7 hari)
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
12 Mar 2018 • 91x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Tags: #Best Practices#Guru Terbang#Metode Belajar
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Gerakan Menulis

Ulang Tahun POTRET dalam Sepi dan Senyap: 23 Tahun Menyalakan Api Literasi dari Pinggiran

Oleh Tabrani YunisJanuary 18, 2026
#Sumatera Utara

Kala Belantara Bicara

Oleh Tabrani YunisDecember 23, 2025
Puisi Bencana

Kampung- Kampung Menelan Maut

Oleh Tabrani YunisNovember 28, 2025
Artikel

Menulis Dengan Jujur

Oleh Tabrani YunisSeptember 9, 2025
#Gerakan Menulis

Tak Sempat Menulis

Oleh Tabrani YunisJuly 12, 2025

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    159 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
164
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
90
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis November 2025

Oleh Redaksi
November 10, 2025
95
Postingan Selanjutnya
Refleksi Akhir Tahun Sambil Lomba Membaca 1000 buku di Teras Talenta

Refleksi Akhir Tahun Sambil Lomba Membaca 1000 buku di Teras Talenta

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00