POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Pengawas Sekolah Sang Lebah

RedaksiOleh Redaksi
December 31, 2024
Tags: #Banten#Pengawas Sekolah
Pengawas Sekolah Sang Lebah
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh  Nurbadriyah

Pengawas SMA Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten,
Ketua umum Perkumpulan Penulis Motivator Nasional

Pak Adnan adalah seorang pengawas sekolah yang selalu dikenal sebagai “sang lebah.” Julukan ini bukan tanpa alasan. Seperti seekor lebah, ia memiliki sikap positif, produktif, dan selalu fokus pada kebaikan dalam setiap tantangan yang dihadapinya.

Ketika Permenpanrb- Nomor 21 Tahun 2024 muncul, yang mengatur perubahan istilah pengawas menjadi pendamping satuan pendidikan, banyak yang bingung dan khawatir. Namun, Pak Adnan justru melihat ini sebagai peluang emas.

“Perubahan ini bukan penghapusan peran, melainkan peningkatan tanggung jawab kita untuk lebih dekat dengan sekolah,” katanya dengan senyum optimis kepada rekan-rekannya.

Ia segera mempelajari aturan baru itu dengan seksama. Ia hadir dalam berbagai pelatihan, berdiskusi dengan kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan, serta menggali pandangan dari komunitas pendidikan setempat. Bagi Pak Adnan, setiap perubahan adalah kesempatan untuk belajar dan berkontribusi lebih baik.

“Apapun perubahan kurikulum, peraturan, atau kebijakan, yakinlah Allah akan memberikan banyak kemudahan dan keberkahan rezeki bagi orang-orang yang selalu fokus pada pekerjaan dan tugasnya. Mereka yang mengutamakan kerja sama dalam hal kebaikan, menjadi produktif, dan melakukan setiap hal dengan berkualitas akan melihat dampaknya—tidak hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk orang lain, keluarga, dan masyarakat,” sering ia sampaikan kepada rekan-rekannya.

Kolaborasi dan Kompetensi

Pak Adnan dikenal sebagai pribadi yang rajin meningkatkan kompetensi dirinya. Ia sering menghadiri seminar, membaca buku-buku terbaru tentang pendidikan, dan berdiskusi dengan para pakar. Tidak hanya itu, ia juga membangun kolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari Dinas Pendidikan, LSM, hingga organisasi guru.

“Kolaborasi adalah kunci,” katanya. “Ketika kita bekerja sama, kita tidak hanya tumbuh secara pribadi, tetapi juga dapat membantu orang lain untuk berkembang.”

📚 Artikel Terkait

GADIS YANG RENDAH HATI

PUASA KA AKHE

Dari PRRI ke Kabinet Prabowo: Jejak Politik Urang Minang

ROMANSA ZAINAB BINTI MUHAMMAD SAW

Ia juga sering mengingatkan rekan-rekannya, “Seseorang yang berhenti belajar, berhenti tumbuh. Jika kita ingin mendidik generasi terbaik, kita harus menjadi pendidik yang terus belajar.”

Hasil dari dedikasi Pak Adnan terlihat nyata. Sekolah-sekolah yang ia dampingi menunjukkan peningkatan signifikan dalam mutu pendidikan. Guru-guru lebih percaya diri dalam mengimplementasikan kurikulum baru, siswa lebih kreatif dan kritis, serta nilai-nilai karakter seperti kejujuran, disiplin, dan kerja keras mulai tumbuh di lingkungan sekolah.

Menginspirasi Generasi Berdaya Saing Global

Pak Adnan tidak hanya membimbing sekolah untuk berprestasi, tetapi juga mendorong mereka menghasilkan siswa-siswa yang berdaya saing global. Ia memotivasi guru untuk mengintegrasikan pembelajaran berbasis teknologi, mengajarkan nilai-nilai moral, dan membangun kompetensi abad ke-21 pada siswa.

Di sisi lain, ada Pak Beni, seorang pengawas yang sering disebut sebagai “si lalat.” Pak Beni selalu skeptis terhadap perubahan. Setiap ada aturan baru, ia hanya mengeluh, menganggapnya sebagai beban, dan sering kali menuduh pemerintah tidak memahami kondisi lapangan.

“Ini semua cuma teori!” protesnya dalam sebuah pertemuan. “Kita sudah terlalu sibuk, kenapa harus ditambah dengan hal-hal yang tidak jelas manfaatnya?”

Pak Beni jarang meningkatkan kompetensinya. Ia merasa sudah tahu segalanya dan menolak masukan dari rekan-rekannya. Akibatnya, sekolah-sekolah yang ia awasi stagnan, bahkan beberapa menunjukkan penurunan mutu. Guru-guru merasa tidak mendapat dukungan, dan siswa-siswa kehilangan motivasi untuk berprestasi.

Pelajaran dari Sang Lebah

Pak Adnan menunjukkan bahwa menjadi seorang pendamping pendidikan berarti menjadi teladan. Sikap positif, kolaborasi, dan pembelajaran sepanjang hayat adalah kunci suksesnya. Ia percaya bahwa pendidikan adalah kerja bersama, dan setiap individu di dalamnya memiliki potensi besar untuk berkembang.

“Jika ingin dunia berubah menjadi lebih baik,” kata Pak Adnan suatu hari, “kita harus memulainya dari diri sendiri. Kita tidak bisa mengubah angin, tetapi kita bisa menyesuaikan layar kita untuk tetap melaju.”

Ia juga menegaskan, “Jangan pernah takut akan perubahan. Dalam setiap perubahan, ada peluang untuk menjadi lebih baik, asalkan kita mau beradaptasi dan terus bergerak maju.”

Pada akhirnya, pengawas seperti Pak Adnan bukan hanya berilmu dan kompeten untuk dirinya sendiri, tetapi juga mampu menjadi inspirasi bagi orang lain. Ia membantu menciptakan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter dan kompetensi yang mampu bersaing di tingkat global.

“Kunci keberhasilan bukan hanya kerja keras, tetapi juga kerja bersama. Dan ingatlah, apa pun yang kita lakukan dengan ikhlas, Allah pasti akan memberikan keberkahan yang melimpah.”

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 73x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 60x dibaca (7 hari)
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 56x dibaca (7 hari)
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
26 Jan 2026 • 52x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share3SendShareScanShare
Tags: #Banten#Pengawas Sekolah
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Kriminal

Dunia Penuh Tipu: Menyikapi Realitas Penipuan Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 16, 2026
Esai

Melukis Kata itu Seperti Apa?

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Literasi

Melukis Kata, Mengangkat Fakta

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Artikel

Mengungkap Fakta, Melukis Kata Lewat Story Telling

Oleh Tabrani YunisFebruary 14, 2026
Puisi

Gamang

Oleh Tabrani YunisFebruary 12, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    168 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    161 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
57
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
199
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
93
Postingan Selanjutnya
Kisah Guru Risa dan Filosofi Kura-Kura

Program Guru Terbang

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00