• Latest
Memahami Interseksionalitas: Pendekatan Holistik dalam Isu Gender dan Inklusi Sosial

Memahami Interseksionalitas: Pendekatan Holistik dalam Isu Gender dan Inklusi Sosial

November 25, 2024
8a775060-2ffc-40bc-a7c8-7d5eeda6427a

Mengenal Ayu Zhafira, Finalis Miss Norway Berdarah Sumatera Barat

Maret 30, 2026
IMG_0551

Jalan yang Kita Pilih

Maret 30, 2026

Iran: Ketahanan, Kepemimpinan Teknologi, dan Transformasi di Tengah Blokade Internasional

Maret 30, 2026
db120a04-bc3f-416f-8477-98be379296aa

Peran OSIS  Dalam Membangun Budaya Sekolah 

Maret 30, 2026
0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

Memahami Interseksionalitas: Pendekatan Holistik dalam Isu Gender dan Inklusi Sosial

Redaksiby Redaksi
November 25, 2024
Reading Time: 2 mins read
Tags: #analisis#GenderLiterasi
Memahami Interseksionalitas: Pendekatan Holistik dalam Isu Gender dan Inklusi Sosial
589
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

 

Oleh Zikril Fahrezi
Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Pemerintahan, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry, Banda Aceh

Gender, sebagai konstruksi sosial dan budaya, mencakup sifat serta perilaku yang melekat pada perempuan dan laki-laki. Hal ini melibatkan peran, ekspresi, dan identitas yang dibangun dalam konteks sosial. Isu gender telah lama menjadi topik penting dalam diskusi kesetaraan sosial. Bukan hanya isu, tetapi sudah banyak terimplementasi dalam kehidupan sehari-hari di tengah kehidupan masyarakat dan birokrasi pemerintahan.

Namun, pemahaman tentang gender tidak bisa berdiri sendiri. Ia bersinggungan dengan berbagai aspek identitas lainnya. Konsep ini dikenal sebagai interseksionalitas, yang pertama kali diperkenalkan oleh Prof. Kimberley Crenshaw pada tahun 1989.

Baca Juga

Iran: Ketahanan, Kepemimpinan Teknologi, dan Transformasi di Tengah Blokade Internasional

Maret 30, 2026
db120a04-bc3f-416f-8477-98be379296aa

Peran OSIS  Dalam Membangun Budaya Sekolah 

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026

Interseksionalitas menunjukkan bahwa diskriminasi dan ketidaksetaraan sosial terjadi tidak hanya berdasarkan gender, tetapi juga berkelindan dengan faktor-faktor lain seperti ras, etnis, agama, status ekonomi, dan disabilitas. Pendekatan ini menekankanbahwa identitas seseorang terbentuk dari berbagailapisan yang saling terkait dan mempengaruhi.

Dalam konteks inklusi sosial, pendekatan GEDSI (Gender, Disabilitas, dan Inklusi Sosial) menjadi kerangka kerja penting untuk mengatasi  persoalan ketidaksetaraan dalam masyarakat. Pendekatan ini bertujuan menghapuskan prasangka negatif terhadap kelompok rentan dan menciptakan akses yang setara terhadap sumber daya dan layanan.

Untuk mencapai keadilan dan kesetaraan yang menyeluruh, diperlukan 4 hal. Pertama, penghormatan atas keberagaman identitas. Kedua, pendekatan berbasis HAK. Ke tiga, prinsip SDGs “tidak ada yang tertinggal” dan ke empat, kebijakan afirmasi untuk kelompok rentan.

Pendekatan inklusi sosial dalam gender merupakan strategi untuk memastikan kesetaraan dan partisipasi penuh semua pihak dalam masyarakat. Upaya sistematis untuk  menghilangkan diskriminasi berbasis gender.

Pendekatan inklusi sosial yang dikemukakan dalam hal ini menekankan penghormatan terhadap keberagaman identitas. Dalam konteks ini, penting untuk mengadopsi prinsip “tidak satu pun tertinggal” dalam setiap kebijakan dan strategi yang diambil.

Sebagai penutup, penghapusan stigma dan diskriminasi, serta penerapan kebijakan afirmatif, adalah langkah-langkah krusial untuk mencapai kesetaraan dan inklusi sosial yang sejati. Dengan memahami interseksionalitas, masyarakat diharapkan dapat lebih peka terhadap kompleksitas isu gender dan berkontribusi pada upaya menciptakan lingkungan yang lebih adil dan setara.

Dengan memahami interseksionalitas, kita dapat lebih baik dalam mengidentifikasi dan mengatasi berbagai bentuk diskriminasi yang kompleks dalam masyarakat, serta menciptakan solusi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 355x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 314x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 265x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 259x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 198x dibaca (7 hari)
ADVERTISEMENT
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.

Discussion about this post

Next Post
Jadilah Pemilih yang Berintegritas

Pilkada Aceh 2024; Masyarakat Siap Memberikan Suara, Adakah Jaminan Suara Mereka Terjaga?

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Al-Qur’an
  • Kirim Naskah
  • Penulis

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com