POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Yuk Belajar Filsafat! Tapi Jangan Salah Langkah!

RedaksiOleh Redaksi
November 19, 2024
Tags: #Bukittinggi#FilsafatLiterasi
Yuk Belajar Filsafat! Tapi Jangan Salah Langkah!
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh: Reo Candrika

Mahasiswa Aqidah dan Filsafat Islam UIN Bukittinggi, Sumatera Barat

Ada anggapan kalau belajar filsafat bisa bikin orang “gila,” sesat, atau bahkan atheis. Namun, kebanyakan pendapat ini hanya berdasarkan asumsi, tanpa alasan yang jelas. Padahal, kalau dipelajari dengan cara yang benar, filsafat justru menjadi alat untuk melatih pola pikir kritis dan bijaksana. Di UIN Bukittinggi, ada Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam di bawah Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah, yang menawarkan wadah pembelajaran filsafat secara mendalam dan terarah.

Belajar filsafat itu seperti membangun rumah.  Sebelum menyusun dinding dan atap, kita perlu membuat fondasi yang kokoh. Sama halnya, memahami filsafat, memerlukan pemahaman dasar seperti pengertian, sejarah, metode, hingga cabang-cabang filsafat. Belajar dari tokoh-tokoh besar seperti Plato, Aristoteles, Al-Farabi, hingga Al-Ghazali juga memperkaya pemahaman kita. Diskusi bersama teman atau guru pun menjadi kunci untuk memperkuat konsep yang dipelajari.

Filsafat Sebagai Metode, Bukan Dogma.
Filsafat bukanlah sebuah ajaran yang dimaksudkan untuk menggantikan agama. Kata “philosophia” sendiri berarti cinta kebijaksanaan, yang menjelaskan filsafat sebagai metode berpikir kritis untuk memahami sesuatu secara mendalam. Bukan untuk meragukan agama, filsafat justru membantu kita memilah informasi secara logis. Ia mengajukan pertanyaan fundamental seperti, “Apa arti hidup?” dan “Kenapa kita ada di dunia?” Dengan landasan nilai agama, filsafat dapat memperkuat iman kita, bukan malah menggoyahkannya.

 

📚 Artikel Terkait

Langkah Panjang Menuju Keabadian

CCDE Umumkan Juara Lomba Menulis, Tema “Sepeda” Berhadiah Sepeda

Jejak Kelelawar

Tingkatkan Kompetensi Guru, SLBN Simeulue Gelar Pelatihan Mandiri

Akal Memiliki Peran dan Batasan

Filsafat mendorong kita memanfaatkan akal seoptimal mungkin, namun tetap menyadari keterbatasannya. Ada aspek kehidupan, seperti pengalaman spiritual dan wahyu, yang tidak dapat dijelaskan sepenuhnya oleh logika. Karena itu, kita memerlukan pedoman seperti Al-Qur’an dan Sunnah dalam berfilsafat. Tanpa pedoman, belajar filsafat bisa diibaratkan seperti mencari harta karun tanpa peta—bingung dan mudah tersesat.

Peran Guru yang Kompeten

Belajar filsafat tidak bisa dilakukan secara mandiri. Guru yang kompeten akan membantu menjelaskan filsafat dalam konteks yang sesuai dengan nilai-nilai Islam, menghindarkan kita dari pemikiran yang menyimpang. Mereka juga mengajarkan keseimbangan antara penggunaan akal dan wahyu, sehingga kita tetap berada pada jalur yang benar. Karena itu, belajar filsafat membutuhkan bimbingan, bukan hanya sekadar membaca buku atau berselancar di internet.

Ragu: Bagian dari Proses Belajar

Keraguan adalah bagian alami dari belajar filsafat. Al-Ghazali sendiri pernah mengalami krisis spiritual sebelum akhirnya menemukan keyakinan yang lebih kokoh. Proses keraguan ini justru membawa kita lebih dekat kepada kebenaran, asalkan diiringi dengan usaha untuk mencari jawaban yang benar.

*Kesimpulannya* Filsafat bukanlah sesuatu yang perlu ditakuti. Dengan bimbingan yang tepat, filsafat dapat membantu kita menjadi individu yang lebih bijaksana dan terbuka. Jadi, mari belajar filsafat, tetapi tetaplah berpegang pada pedoman hidup dan bimbingan dari guru yang terpercaya!

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 84x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 67x dibaca (7 hari)
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
26 Jan 2026 • 64x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share3SendShareScanShare
Tags: #Bukittinggi#FilsafatLiterasi
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Kriminal

Dunia Penuh Tipu: Menyikapi Realitas Penipuan Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 16, 2026
Esai

Melukis Kata itu Seperti Apa?

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Literasi

Melukis Kata, Mengangkat Fakta

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Artikel

Mengungkap Fakta, Melukis Kata Lewat Story Telling

Oleh Tabrani YunisFebruary 14, 2026
Puisi

Gamang

Oleh Tabrani YunisFebruary 12, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    168 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    161 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
57
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
199
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
93
Postingan Selanjutnya

TARI DALAM TEATER “SAYAP-SAYAP PROKLAMASI” KUFLET

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00