Dengarkan Artikel
Oleh Harie Khairiah
“Pernahkah Anda bertanya, bagaimana sebuah usaha kecil di desa bisa bersaing di pasar global?
Jawabannya mungkin lebih sederhana dari yang Anda kira: listrik.”
Seperti kisah Muda Eugenio Zhati. Bagaimana sebuah bungkus keripik singkong sederhana mampu mengubah hidup seorang pemuda Payakumbuh. Dengan bantuan listrik, ia berhasil membangun bisnis yang sukses dan menginspirasi banyak orang.
Pria asal Payakumbuh ini merantau ke Aceh sejak tahun 2011. Dia melihat peluang emas di tengah perbedaan rasa keripik singkong antara kampung halamannya dan Aceh. Muda Eugenio Zhati mengubah sebungkus keripik singkong menjadi bisnis yang menjanjikan.
Dengan tekad bulat dan rasa percaya diri, Muda Eugenio Zhati memulai usahanya di tahun 2012. Pada saat itu produsen yang memproduksi dan memasarkan keripik singkong balado di Aceh..
Dia dan istrinya sangat antusias memasarkan produk lokal buatannya yang diberi nama Ciwinda MD. Perlahan, namun pasti, produk yang awalnya hanya dipasarkan di swalayan-swalayan lokal, kini merambah ke berbagai sudut Aceh, bahkan hingga ke rak-rak toko modern seperti Indomaret dan lain-lain.
Muda Eugenio Zhati, sang perintis keripik singkong Ciwinda MD, menyadari betul betapa pentingnya listrik dalam usahanya. Listrik tidak hanya digunakan untuk menerangi ruang kerja, namun juga menjadi jantung dari proses produksi yang mendorong pertumbuhan bisnisnya.
“Listrik telah mengubah cara Zhati memproduksi keripik singkong.
Dulu, ia menggoreng singkong secara manual dengan menggunakan wajan besar dan minyak goreng dalam jumlah banyak. Proses ini sangat menguras waktu dan tenaga.
Namun sekarang, dengan menggunakan mesin penggoreng otomatis, yang dapat meningkatkan kualitas makanan dan kecepatan penyajian, Zhati dapat memproduksi keripik singkong dalam jumlah yang lebih besar dan dalam kualitas yang lebih seragam. Selain itu, penggunaan mesin juga membantu mengurangi penggunaan minyak goreng, sehingga lebih efisien dan ramah lingkungan.”
Mesin penggorengan yang mengatur suhu secara otomatis, dan mesin pengemasan vakum untuk memperpanjang masa simpan, semuanya bergantung pada pasokan listrik yang stabil.
Listrik juga menjadi kunci utama dalam peningkatan efisiensi dan produktivitas. Dengan adanya listrik, Zhati mampu meningkatkan kapasitas produksi, menjaga kualitas produk, dan memenuhi permintaan pasar yang terus meningkat.
Agar usahanya makin dikenal, Zhati memanfaatkan pemasaran digital, dengan membuat website, mengelola media sosial dan beriklan online dan berhasil menjangkau konsumen yang lebih luas.
Tantangan Listrik
Tidak selamanya usahanya berjalan dengan mulus. Zhati dan UMKM lainnya terkadang menghadapi kendala dalam perjalanan usahanya. Terkadang terjadi fluktuasi tegangan listrik yang jika dibiarkan bisa sangat berbahaya mulai dari korsleting, hingga kebakaran. Pemadaman listrik yang tidak terjadwal bisa mengganggu kelancaran produksi serta biaya listrik yang relatif mahal.
Solusi Kreatif
Untuk mengatasi masalah listrik yang dihadapinya, Zhati maupun UMKM lainnya bisa menerapkan solusi kreatif. Pertama menggunakan stabilizer untuk menjaga kestabilan tegangan dan untuk menghindari korsleting atau peralatan listrik yang digunakan menjadi rusak. Menggunakan generator untuk berjaga-jaga ketika terjadi pemadaman listrik yang tidak terjadwal, mulai memperhatikan aspek keberlanjutan dengan berinvestasi dalam penggunaan energi yang lebih efisiensi, seperti mengganti lampu-lampu konvesional dengan LED dan menggunakan peralatan produksi yang hemat energi.
📚 Artikel Terkait
Selain mengurangi biaya operasional, langkah ini juga merupakan bentuk kontribusi Zhati terhadap pelestarian lingkungan. Kisah sukses Zhati menunjukkan bahwa UMKM dapat tumbuh sambil tetap memperhatikan aspek keberlanjutan.
“Kisah sukses Muda Eugenio Zhati menjadi inspirasi bagi banyak pelaku UMKM lainnya. Ia membuktikan bahwa dengan kreativitas, kerja keras, dan pemanfaatan teknologi yang tepat, UMKM lokal dapat bersaing di pasar yang semakin kompetitif. Serta listrik memiliki peran yang sangat krusial dalam pengembangan UMKM.
Dengan memanfaatkan listrik secara efektif, UMKM dapat meningkatkan produktivitas, menjaga kualitas produk, memperluas jangkauan pasar, dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kisah Zhati juga menjadi inspirasi bagi pelaku UMKM lainnya untuk terus berinovasi dan memanfaatkan teknologi untuk mengembangkan usahanya.
Di luar sana masih banyak UMKM yang nasibnya tidak seberuntung kisah sukses Muda Eugenio Zhati dan perlu dukungan dari berbagai pihak untuk mewujudkan mimpi mereka agar usahanya hidup. Namun, di balik kesuksesannya, ribuan UMKM lainnya yang masih berjuang untuk mencapai hal yang sama. Akses terhadap listrik yang stabil dan terjangkau menjadi salah satu faktor penentu keberhasilan atau kegagalan sebuah UMKM. Listrik bisa membuat UMKM menjadi kuat.
Tantangan yang Dihadapi UMKM
Selain tegangan listrik yang tidak stabil dan pemadaman listrik yang tidak terjadwal, UMKM seringkali menghadapi kendala lain seperti: Biaya Listrik yang Mahal: Bagi UMKM skala kecil, biaya listrik bisa menjadi beban yang cukup besar.Keterbatasan Informasi: Banyak pelaku UMKM yang belum mengetahui cara memanfaatkan listrik secara efisien dan efektif.
Akses Terbatas: Di beberapa daerah, terutama di daerah terpencil, akses terhadap listrik masih terbatas.
Dukungan yang Dibutuhkan UMKM
Untuk mengatasi tantangan tersebut, UMKM membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, BUMN, lembaga swadaya masyarakat (LSM), dan sektor swasta. Beberapa bentuk dukungan yang dapat diberikan antara lain:
Penyediaan Listrik yang Andal: Pemerintah perlu terus berupaya meningkatkan kualitas dan ketersediaan pasokan listrik, terutama di daerah-daerah yang masih kekurangan.
Program Kemitraan: BUMN seperti PLN dapat menjalin kemitraan dengan UMKM untuk memberikan pelatihan, pendampingan, dan akses terhadap teknologi yang lebih efisien.
Fasilitas Pembiayaan: Lembaga keuangan perlu menyediakan akses pembiayaan yang lebih mudah dan terjangkau bagi UMKM, termasuk untuk investasi dalam peralatan yang hemat energi.
Pengembangan Sumber Daya Manusia: Pelatihan dan edukasi bagi pelaku UMKM sangat penting untuk meningkatkan kapasitas mereka dalam mengelola bisnis dan memanfaatkan teknologi.
Pemasaran Bersama: Pemerintah dan pelaku usaha dapat bekerja sama untuk mempromosikan produk-produk UMKM melalui berbagai platform, baik secara online maupun offline.
Peran PLN dalam Memajukan UMKM
Sebagai perusahaan listrik negara, PLN memiliki peran yang sangat strategis dalam memajukan UMKM. Beberapa program yang telah dilakukan PLN antara lain:
Rumah BUMN: Program ini bertujuan untuk membina UMKM agar lebih mandiri dan berdaya saing.
Festival PLN Peduli: Acara ini menjadi wadah bagi UMKM untuk mempromosikan produknya dan mendapatkan akses ke berbagai sumber daya.
HUB UMK : Program ini memfasilitasi UMKM untuk mendapatkan pelatihan dan pendampingan dalam berbagai aspek bisnis.
Marketplace di Aplikasi PLN Mobile: Platform ini memungkinkan UMKM untuk memasarkan produknya secara lebih luas.
Masa Depan UMKM: Cerah dengan Listrik
Dengan dukungan yang tepat, UMKM di Indonesia memiliki potensi besar untuk tumbuh dan berkembang. Listrik akan terus menjadi faktor kunci dalam mendorong pertumbuhan UMKM, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Mari bersama-sama mendukung pertumbuhan UMKM di Indonesia dengan memastikan akses yang adil dan terjangkau terhadap listrik. Dengan demikian, kita dapat mewujudkan impian jutaan pengusaha kecil dan membangun perekonomian yang kuat dan berkelanjutan.
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini






