🔊
Dengarkan Artikel
– sajak 8,
buat Ismet Fanany
di Melbourne
di seberang, di hadapan hidupku
daun gugur masa lalu
sehelai, sedetik
tak kekal seperti noktah, titik
kurenung, daun-daunan
menyatakan hayat, dan kematian
hidup ini banyak warna,
ghairah
📚 Artikel Terkait
debu sekalipun, besar makna
kerana alam ini indah
untukku, jika ada esok
aku akan hidup lagi
bergerak,
berani, dan mengisi erti
di celah-celah
samar, gelap, cerah
dengan hujan, angin, matahari
juzuk berganti-ganti
dari pokok di seberang,
inilah yang dapat kukarang
sebelum, setepatnya
bernoktah, kata-kata –
hujung akhir sekali,
yang hidup akan mati.
– Rosli K. Matari
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 155x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 137x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 125x dibaca (7 hari)
Belajar di Saat Dunia Berguncang
9 Jan 2026 • 97x dibaca (7 hari)
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
12 Mar 2018 • 91x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis.
Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.




