POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Tujuh Tahun Menanti

RedaksiOleh Redaksi
April 22, 2024
Tujuh Tahun Menanti
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh Aksa Zabarnushy  Azhar

Kelas III SMA Darul Quran, Aceh 

 

“Siapa sih yang tidak ingin dibelikan HP? Pastinya semua anak ingin. Nah, saya termasuk di dalamnya. Sejak kelas 6 SD, saya sudah mulai meminta orang tua saya untuk membelikan HP, tapi mereka bilang saya masih terlalu kecil dan belum boleh memiliki HP. Di sini saya kesal, masa iya tidak dibelikan malah senang.

Lanjut ke jenjang SMP, sejak kelas 1 SMP saya sudah mulai merengek minta dibelikan HP. Namun, orang tua saya tetap kekeh tidak membelikan dengan alasan yang sama, yaitu saya masih terlalu kecil. Di sini saya mulai berpikir, ‘Masa iya masih kecil? Kan sudah masuk SMP.’ Saya mulai iri dengan teman-teman lain yang sudah dibelikan HP, sementara saya masih berjuang meminta dibelikan.

Akhirnya, saya berpikir, ‘Tidak enak ini tidak ada kepastian, apa saya buat kesepakatan saja dengan orang tua?’ Dengan memantapkan hati, saya berkata kepada orang tua, ‘Boleh tidak kalau saya dibelikan HP saat mau masuk kuliah?’

Yang tidak saya sangka, mereka langsung mengiyakan. Catat, langsung diiyakan. Di sini saya sangat senang. Rasanya lega sudah pasti kapan dibelikannya.

Tiba-tiba saya terpikir , ‘Lah, terus 5 tahun ke depan gimana nih? Masa saya be gong-bengong saja.’ Sempat terpikir untuk menyesal, tapi rupanya ayah saya tahu kalau saya memerlukan HP untuk sekadar komunikasi. Jadi solusinya apa?

📚 Artikel Terkait

KALA

🚩🚩SELAMAT PAGI MERAH PUTIH

Ketika Sungai Mengambil Kembali yang Kita Abaikan

Pertumbuhan Atau Pemerataan: Menyikapi Kritik Rocky Gerung kepada Menkeu Purbaya

Yup, saya diberi HP bekas. Kata ayah, ‘Lumayan lah untuk 5 tahun ke depan kamu jadi punya HP kan?’ (sambil tersenyum). Saya juga hanya bisa tersenyum. Akhirnya saya pakai HP itu. Kurang lebih lah. Yang penting masih bisa dipakai. Lanjutlah hidup saya menggunakan HP itu. Untuk HP ini masih bisa narik Mobile Legends, jadinya tidak terlalu menyedihkan. Masih bisa mengikuti zaman. HP ini sangat berjasa. Menjadi alat komunikasi, teman tidur, ‘buku’, dan lain-lain.

Sampai akhirnya saya menjejak di kelas 3 SMA. Di sini saya teringat dengan kesepakatan dulu yang membuat saya berpikir, ‘Dah akhir ni, kira-kira sudah boleh minta tidak ya?’ Namanya sudah menunggu lama, pastinya sudah tidak sabar. Langsung saya gas minta pada orang tua.

Awalnya, ayah saya tampak keberatan. Saya merasa tidak enak, ‘Emang masih belum boleh ya? Kan sudah kelas 3 SMA.’ Rupanya diberikan. Lalu saya request merek, eh tidak tahunya malah panjang urusannya (tidak usah diceritakan ya, panjang sekali).

Setelah berbicara ini dan itu, debat ini dan itu, akhirnya ayah berkata, ‘Ok, ayah belikan, tapi ayah mau pastikan dulu apakah abang udah siap pegang HP.’ Saya bilang, ‘Sudah siap kali ini, 6 tahun penantian, masak belum siap.’ Lalu ayah bilang lagi, ‘Lah, yang menentukan siap tidak siap itu Ayah, bukan kamu. HP ini harus dipakai untuk mencari informasi tentang perkuliahan abang, jangan asik dengan game saja.’ Sambil berlalu saya berpikir, ‘Kurang siap apa lagi coba?’

Rupanya ayah saya ingin lihat kalau saya sudah bisa mengontrol diri. Apakah kalau megang HP, lalai atau tidak. Saya tunjukkanlah kalau saya sudah siap. Saya main secukupnya, belajar sebanyaknya, ngaji yang lama.

Tidak tahunya suatu sore selepas shalat ashar ayah berkata, ‘Kamu harus janji kalau ayah belikan HP nanti kamu harus tetap begini ya. Jangan malah berhenti setelah ayah belikan.’ Saya hanya mengangguk-angguk. Lalu ayah berkata lagi, ‘Coba berdoa dulu, mana tahu langsung ada HP-nya.’ Saya kira di sini ayah saya bercanda, ya sudah saya ikuti. Saya berdoa dengan khusyuknya sambil memejamkan mata.

Eh, tiba-tiba ada paket sampai ke rumah. Ayah saya keluar untuk mengambil paket itu. Saya? Saya masih lanjut berdoa karena saya kira ayah saya masih memperhatikan saya (gak boleh ditiru ni teman-teman, berdoa itu harus ikhlas ya, bukan karena diperhatiin orang tua).

Lalu ayah masuk lagi sambil bawa paket tadi. Lalu bilang, ‘Yuk, bang, kita unboxing.’ Ya, saya tidak curiga lah. Kan memang biasanya gitu kalau ada paket kita bukanya sambil unboxing gitu kan? Sambil direkam kan? Tanpa pikir panjang saya ambil paketnya. Saya bantu ambilkan HP ayah dan berikan ke beliau untuk direkam dan saya mulai membuka paketnya.

Pas sudah dibuka kardusnya baru nampak isinya. Apa? Ya, kamu betul. Isinya HP! Sekali lagi, isinya HP! Nah, di sini saya mencoba untuk cool saja, padahal hati sudah senang banget. Lalu saya pegang HP baru itu sambil berpikir, ‘Akhirnya penantian saya 7 tahun terakhir terbayarkan.’ Saya atur sini, saya atur sana. Akhirnya HP itu ready untuk dipakai. Hahhh (maksudnya lega gitu). Begitulah  kira-kira bentuk ekspresi saya. Tak lupa saya ucapkan terima kasih. Lalu saya mainkan HP itu. Rasanya seperti dream comes true. Tahu tidak rasanya? Enggak? Makanya dirasakan biar tahu. Sekian.”

 

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 85x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 67x dibaca (7 hari)
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
26 Jan 2026 • 64x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Kriminal

Dunia Penuh Tipu: Menyikapi Realitas Penipuan Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 16, 2026
Esai

Melukis Kata itu Seperti Apa?

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Literasi

Melukis Kata, Mengangkat Fakta

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Artikel

Mengungkap Fakta, Melukis Kata Lewat Story Telling

Oleh Tabrani YunisFebruary 14, 2026
Puisi

Gamang

Oleh Tabrani YunisFebruary 12, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    168 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    161 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
57
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
199
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
93
Postingan Selanjutnya
Menguak Makna Hari Kartini di Era Milenial

Menguak Makna Hari Kartini di Era Milenial

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00