🔊
Dengarkan Artikel
Puisi Zulkifli Abdy
Manakala kupetik tashih satu
demi satu dari bilangan napas
Dalam senandung zikir kala
hening di malam bisu syahri
Ramadan
Malam yang lebih baik dari
seribu bulan
Ingin kubasahi sajadah dengan
bulir airmata menyebut kalimat
taubat
Allah janjikan rahmat dan
ampunan, serta tersingkap
pula pintu surga
Malam merangkak kian jauh,
sementara rembulan sembunyi
di balik daun-daun kering
Deru angin seakan terkurung
di belenggu pesona malam
Menyapa kehendak hamba
menyambut Lailatulqadar.
(Z.A)
📚 Artikel Terkait
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 60x dibaca (7 hari)
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 56x dibaca (7 hari)
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
26 Jan 2026 • 51x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis.
Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.





