🔊
Dengarkan Artikel
Puisi Zulkifli Abdy
Manakala kupetik tashih satu
demi satu dari bilangan napas
Dalam senandung zikir kala
hening di malam bisu syahri
Ramadan
Malam yang lebih baik dari
seribu bulan
Ingin kubasahi sajadah dengan
bulir airmata menyebut kalimat
taubat
Allah janjikan rahmat dan
ampunan, serta tersingkap
pula pintu surga
Malam merangkak kian jauh,
sementara rembulan sembunyi
di balik daun-daun kering
Deru angin seakan terkurung
di belenggu pesona malam
Menyapa kehendak hamba
menyambut Lailatulqadar.
(Z.A)
📚 Artikel Terkait
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini
Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
23 Feb 2026 • 77x dibaca (7 hari)
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
17 Feb 2026 • 74x dibaca (7 hari)
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 70x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 67x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 57x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis.
Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.





