Fir’aun Pun Mati

Februari 2024
Oleh: Redaksi

Oleh Alkhair Aljohore@

Berdomisili di Johor, Malaysia

 

Jika ini memang demokrasi

Mengapa aturan engkau ubah

cekak dan cekik majoriti politikus

jika ini untuk kepentingan negeri

mengapa harus politik dinasti

politik kronisme, nepotisme ,kleptokrasi

politik agamawis

sehingga memperkosa perundangan negara

rakyat dikotak katikkan

jangan ,jangan lupa diri

kerana Fir’aun pun bisa tenggelam dan mati

Ana rabbukumul a’la

Aku tuhan yang maha tinggi

Kalau selama ini rakyat berdiam diri

Itu bukan bererti bisa kau buat seenak

sendiri dan berkluster

rakyat kau injak dan perbodohkan

kau tiup api rasisme,

ada yang praktik animisme

demi  karier politik

ada yang berpuak dan pecah belah agama

disebar istilah sesat, bid’ah dan kafir 

 ya, kelompok politik bisa kau takut-takuti

 tapi kami banyak yang berani mati.

Menjerit kata membela Tuhan

Tapi hakikatnya membela kelompok dan partai

Di sini kejujuran vs kedurjanaan

Hanyut dan seperti debu yang berterbangan

Haba an manthura 

Begitula pesan Saiyidina Ali k.w :

Kezaliman akan terus ada,

bukan kerana banyaknya orang orang jahat,

Tetapi kerana diamnya orang yang baik Sesungguhnya kebenaran itu dapat dikalahkan oleh kebatilan,

sekiranya kebatilan itu dilaksanakan

dengan tersusun dan teratur.

Pabila pemimpin berpolitik

Hanya merebut kerusi kayu

Bukan demi kesejahteraan

negara, rakyat,bangsa dan agama.

Alkhair Aljohore@

24.2.24

Tentang Penulis
Majalah Perempuan Aceh

Diskusi

Upload foto profil kecil (opsional)
Preview avatar
Memuat komentar...

Terbaru

Puisi terbaru untuk dibaca

Populer

Puisi yang banyak dibaca

Populer Mingguan

Berdasarkan jumlah pembaca 7 hari terakhir

Welcome Back!

Login to your account below

Create New Account!

Fill the forms below to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Add New Playlist