🔊
Dengarkan Artikel
Itu kamu
Jalan yang begitu sulit kulalui
Aku tersesat menuju pulang
Kehilangan arah tidak mudah
Melumat segala harap selama ini
Pertemuan menjadi pertempuran darah
Yang mengalir begitu deras tiada henti
Ruang rindu menjadi api membara
Yang membakar seluruh jiwa
Itu kamu
Mengulurkan tanganku
Hingga ku tenggelam ke dasar lautan
Palestina..
Israel menjajah tanpa belas kasihan
Tanpa memikirkan bagaimana sebuah perasaan
Hantaman menjadi hujan di antara kegersangan hati ini
Ketiba-tibaan membuat hancur berantakan
Hancur, benar-benar terluka berdarah
Jangan paksa kembali
Aku telah lelah dengan semua ini
Karya: Sitti Zahara Tarmizi
Dari: Ulee gle, Bandar dua – Pidie jaya
📚 Artikel Terkait
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 60x dibaca (7 hari)
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 56x dibaca (7 hari)
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
26 Jan 2026 • 51x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis.
Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.






