POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

GAMANG

RedaksiOleh Redaksi
April 17, 2023
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh Zulkifli Abdy

Kini kita sedang berada pada era dimana kehidupan menjadi serba canggung.
Sehingga yang berpikir ideal dikatakan tertinggal, dan anehnya yang berlaku salah dianggap sesuatu yang biasa saja.
Sementara yang nyata-nyata berjalan tidak sesuai dengan aturan kerapkali mendapat semacam pembenaran.

Demikian juga dalam melihat politik yang semakin hari-hari semakin canggih, begitu canggihnya sehingga jadi terlihat serba aneh bahkan membingungkan.
Kalau kita coba melihat dan menilai dinamika politik dengan kacamata normatif, oleh para politisi kita dianggap tidak paham politik.
Karena bagi sebagian dari mereka memandang politik itu dengan kacamata pragmatis, sehingga yang penting adalah tujuan, dan dengan demikian cara tidak lagi menjadi pertimbangan.

Apakah karena sebagian besar politisi kita telah terbiasa membaca buku Machiavelli, sekaligus menganut “bulat-bulat” ajarannya.
Ternyata tidak demikian juga, para pegiat politik kita kebanyakan belajar politik dari pengalaman semata, walaupun tidak pantas juga disebut sebagai otodidak.
Sehingga yang terjadi adalah cara berpikir yang membenarkan kebiasaan, bukan justru membiasakan yang benar.

Agaknya di sinilah puncah dari kegamangan kita, bukan hanya dalam hal politik, melainkan juga dalam berbagai aspek kehidupan.

Tak jarang kita melihat suatu kebijakan publik, justru tidak berpihak pada kepentingan publik itu sendiri.
Bahkan yang terjadi justru sebaliknya, publik dibuat susah akibat kebijakan yang telah diambil, dan itu biasa terjadi. Sehingga masyarakat tanpa sadar tak jarang menjadi korban dari suatu kebijakan.

📚 Artikel Terkait

Budi Arie Setiadi Unfollow

Islam Tidak Kekurangan Iman, Tetapi Kekuatan Struktur

Jangan Malas Membaca

Tutup Tambang Ilegal, Buka Tambang Rakyat: Solusi atau Kamuflase Baru?

Demikian pula dengan regulasi, terutama yang terkait dengan dunia usaha, yang sepatutnya akan mempermudah segala urusan untuk memacu pertumbuhan.
Tetapi yang terjadi justru mempersempit ruang gerak pengusaha untuk tumbuh dan berkembang.

Dan lebih ironi lagi, pengusaha kecil atau UMKM semakin tak berdaya, sementara pengusaha besar semakin leluasa.

Demikianlah keserba-salahan itu terus saja terjadi, sehingga akibatnya masyarakat menjadi gamang.

Sementara kita selalu saja mengumandangkan slogan demi kemajuan dan kesejahteraan,  tetapi sesungguhnya kita tidak pernah bergerak dan benar-benar melangkah ke arah sana.

Kalau ingin maju, agaknya kita mesti berubah secara fundamental, bukan hanya sekedar berubah secara artifisial.

(Zulkifli Abdy – Banda Aceh, 31 Oktober 2022).

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 74x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 74x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 61x dibaca (7 hari)
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 58x dibaca (7 hari)
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
26 Jan 2026 • 53x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Kriminal

Dunia Penuh Tipu: Menyikapi Realitas Penipuan Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 16, 2026
Esai

Melukis Kata itu Seperti Apa?

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Literasi

Melukis Kata, Mengangkat Fakta

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Artikel

Mengungkap Fakta, Melukis Kata Lewat Story Telling

Oleh Tabrani YunisFebruary 14, 2026
Puisi

Gamang

Oleh Tabrani YunisFebruary 12, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    168 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    161 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
57
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
199
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
93
Postingan Selanjutnya
Rizal Ramli Suarakan Amanat Bung Hatta Soal Peran Intelektual untuk Perubahan

Rizal Ramli Suarakan Amanat Bung Hatta Soal Peran Intelektual untuk Perubahan

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00