POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Cucu Sultan Aceh Terakhir Tuanku Raja Syamsuddin Meninggal Dunia di Lhokseumawe

RedaksiOleh Redaksi
November 18, 2022
Cucu Sultan Aceh Terakhir Tuanku Raja Syamsuddin Meninggal Dunia di Lhokseumawe
🔊

Dengarkan Artikel

إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ

Potretonline.com- Lhokseumawe- 18/11/22. Telah berpulang ke Rahmatullah Cucu Sultan Aceh Darussalam yang terakhir, Tuanku Raja Syamsuddin pada kamis pagi, 17 November 2022 di Lhokseumawe.

Meninggalnya ayahanda Yang Mulia Tuanku Raja Syamsuddin bin Tuanku Raja Ibrahim bin Sultan Alaiddin Muhammad Daudsyah Pewaris Kesultanan Aceh Darussalam itu, beredar di media sosial dan grup WhatsApp (WA) Forum Penulis Aceh yang dibagikan oleh Abi Panton salah seorang pemerhati sejarah Aceh dan kolektor kitab karya ulama Aceh.

Mengenal Lebih Akrab Sultan Muhammad Daud Syah Kakek Tuanku Raja Syamsuddin seperti dikutip dari tulisan karya Lukman Hadi Subroto berjudul “Sultan Daud Syah, Pemimpin Terakhir Kesultanan Aceh” bahwa Sultan Daud Syah merupakan salah satu pejuang Aceh yang melawan Belanda.

Ia merupakan pemimpin terakhir dari Kesultanan Aceh yang memerintah dari tahun 1878 hingga 1903.

Sultan Daud Syah sempat menyerahkan diri dan ditahan setelah Belanda menculik keluarganya.

Meski demikian, ia masih sempat mendukung para pejuang di Aceh untuk melawan Belanda dari dalam tahanan.

Pada akhirnya, Sultan Daud Syah meninggal dunia di dalam pengasingan di Jakarta pada tahun 1939.

Riwayat singkat

Sultan Daud Syah memiliki nama lengkap Muhammad Daud Syah. Ia lahir pada tahun 1871. Ia juga menjadi pemimpin terakhir dari Kesultanan Aceh yang runtuh akibat invasi Belanda.

Sultan Daud Syah diangkat menjadi Sultan Aceh pada 26 Desember 1878 yang dilantik di Masjid Indrapuri. Ia menggantikan Sultan Alaidin Mahmudsyah (1870-1874) yang meninggal dunia akibat wabah kolera.

Melawan Belanda

📚 Artikel Terkait

Menguak Fakta Keren Hidup Sehat Rasulullah

Tiga “Wahyu” dari Menkes untuk Umat Negeri Ini

Seluk Beluk Sanubari

BENGKEL OPINI RAKyat

Ketika Sultan Daud Syah memimpin Kesultanan Aceh, Belanda juga sedang dalam ambisi menguasai wilayah tersebut yang dimulai pada tahun 1873.

Belanda mengincar wilayah Aceh karena dianggap sebagai pusat perdagangan dan pelabuhan internasional.

Setelah Daud Syah naik tahta Kesultanan Aceh, ia sudah menghadapi konflik dengan Belanda.

Kesultanan Aceh tidak sendiri dalam melawan Belanda, ada beberapa tokoh yang juga angkat senjata, seperti Teuku Umar, Cut Nyak Dien, dan Panglima Polem.

Belanda yang licik kemudian menculik keluarga Sultan Daud Syah sebagai alat untuk menangkapnya.

Saat itu, Belanda menangkap istri Sultan Daud Syah dan Teungku Putroe Gambo Gadeng bin Tuanku Abdul Majid bersama anaknya Tuanku Raja Ibrahim.

Belanda menangkap keluarga dari Sultan Daud Syah dengan tujuan agar Sultan Daud Syah dan para pejuang lainnya menyerahkan diri.

Akibatnya, pada tahun 1903 Sultan Daud Syah menyerahkan diri dan menjadi tahanan Belanda di Kampung Keudah, Aceh.

Meski ditahan, Sultan Daud Syah masih bisa menjalankan pengaruhnya untuk tetap melawan Belanda.

Meninggal Dunia

Ia berjuang bersama dengan Hasyem Banta Muda, Teuku Panglima Polem Muda Kuala dan Teungku Syiek meski dalam tahanan Belanda.

Merespons hal tersebut, Belanda kemudian membuang Sultan Daud Syah bersama keluarganya ke Bandung dan Ambon.

Kemudian pada tahun 1918, Sultan Daud Syah beserta keluarganya dipindahkan ke Jakarta.

Sultan Daud Syah diasingkan di Jakarta hingga ia meninggal dunia pada 6 Februari 1939.

Ia dimakamkan di TPU Utan Kayu/Kemiri, Jakarta Timur.

Penulis : Hamdani Mulya

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 60x dibaca (7 hari)
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 56x dibaca (7 hari)
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
26 Jan 2026 • 51x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Kriminal

Dunia Penuh Tipu: Menyikapi Realitas Penipuan Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 16, 2026
Esai

Melukis Kata itu Seperti Apa?

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Literasi

Melukis Kata, Mengangkat Fakta

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Artikel

Mengungkap Fakta, Melukis Kata Lewat Story Telling

Oleh Tabrani YunisFebruary 14, 2026
Puisi

Gamang

Oleh Tabrani YunisFebruary 12, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    168 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    161 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
57
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
199
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
93
Postingan Selanjutnya
Menikmati  Program Jelajah Profesi dan Bakat

Menikmati Program Jelajah Profesi dan Bakat

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00