POTRET Online POTRET
  • Home
  • Artikel
  • Potret Budaya ⌄
    • Puisi
    • Cerpen
    • Esai
  • Pendidikan
  • Video
  • Esai
  • Opini
  • Aceh
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Cerpen
  • Perempuan
  • Podcast
  • ✍ Kirim Tulisan
Home Aceh

Cucu Sultan Aceh Terakhir Tuanku Raja Syamsuddin Meninggal Dunia di Lhokseumawe

Redaksi by Redaksi
November 18, 2022
in Aceh, Kerajaan Aceh
0
Cucu Sultan Aceh Terakhir Tuanku Raja Syamsuddin Meninggal Dunia di Lhokseumawe - 34662569 729E 4FEA 8235 D5A080DD028E | Aceh | Potret Online

إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ

Potretonline.com- Lhokseumawe- 18/11/22. Telah berpulang ke Rahmatullah Cucu Sultan Aceh Darussalam yang terakhir, Tuanku Raja Syamsuddin pada kamis pagi, 17 November 2022 di Lhokseumawe.

01
Baca Juga
Aceh
Selayaknya Anda Mengenal Majalah POTRET Lebih Dekat
05 Okt 2017
Selengkapnya

Meninggalnya ayahanda Yang Mulia Tuanku Raja Syamsuddin bin Tuanku Raja Ibrahim bin Sultan Alaiddin Muhammad Daudsyah Pewaris Kesultanan Aceh Darussalam itu, beredar di media sosial dan grup WhatsApp (WA) Forum Penulis Aceh yang dibagikan oleh Abi Panton salah seorang pemerhati sejarah Aceh dan kolektor kitab karya ulama Aceh.

Mengenal Lebih Akrab Sultan Muhammad Daud Syah Kakek Tuanku Raja Syamsuddin seperti dikutip dari tulisan karya Lukman Hadi Subroto berjudul “Sultan Daud Syah, Pemimpin Terakhir Kesultanan Aceh” bahwa Sultan Daud Syah merupakan salah satu pejuang Aceh yang melawan Belanda.

Cucu Sultan Aceh Terakhir Tuanku Raja Syamsuddin Meninggal Dunia di Lhokseumawe - nah loh_11zon | Aceh | Potret Online
Baca Juga
# Ironi
HABA Si PATok
12 Apr 2025
Selengkapnya

Ia merupakan pemimpin terakhir dari Kesultanan Aceh yang memerintah dari tahun 1878 hingga 1903.

Sultan Daud Syah sempat menyerahkan diri dan ditahan setelah Belanda menculik keluarganya.

Cucu Sultan Aceh Terakhir Tuanku Raja Syamsuddin Meninggal Dunia di Lhokseumawe - 85F0FF83 10EE 45B4 BDF5 6087DD30B4AD | Aceh | Potret Online
Baca Juga
Aceh
Budaya bersepeda yang mulai terabaikan
20 Feb 2023
Selengkapnya

Meski demikian, ia masih sempat mendukung para pejuang di Aceh untuk melawan Belanda dari dalam tahanan.

Pada akhirnya, Sultan Daud Syah meninggal dunia di dalam pengasingan di Jakarta pada tahun 1939.

Riwayat singkat

Sultan Daud Syah memiliki nama lengkap Muhammad Daud Syah. Ia lahir pada tahun 1871. Ia juga menjadi pemimpin terakhir dari Kesultanan Aceh yang runtuh akibat invasi Belanda.

Sultan Daud Syah diangkat menjadi Sultan Aceh pada 26 Desember 1878 yang dilantik di Masjid Indrapuri. Ia menggantikan Sultan Alaidin Mahmudsyah (1870-1874) yang meninggal dunia akibat wabah kolera.

Melawan Belanda

Ketika Sultan Daud Syah memimpin Kesultanan Aceh, Belanda juga sedang dalam ambisi menguasai wilayah tersebut yang dimulai pada tahun 1873.

Belanda mengincar wilayah Aceh karena dianggap sebagai pusat perdagangan dan pelabuhan internasional.

Setelah Daud Syah naik tahta Kesultanan Aceh, ia sudah menghadapi konflik dengan Belanda.

Kesultanan Aceh tidak sendiri dalam melawan Belanda, ada beberapa tokoh yang juga angkat senjata, seperti Teuku Umar, Cut Nyak Dien, dan Panglima Polem.

Belanda yang licik kemudian menculik keluarga Sultan Daud Syah sebagai alat untuk menangkapnya.

Saat itu, Belanda menangkap istri Sultan Daud Syah dan Teungku Putroe Gambo Gadeng bin Tuanku Abdul Majid bersama anaknya Tuanku Raja Ibrahim.

Belanda menangkap keluarga dari Sultan Daud Syah dengan tujuan agar Sultan Daud Syah dan para pejuang lainnya menyerahkan diri.

Akibatnya, pada tahun 1903 Sultan Daud Syah menyerahkan diri dan menjadi tahanan Belanda di Kampung Keudah, Aceh.

Meski ditahan, Sultan Daud Syah masih bisa menjalankan pengaruhnya untuk tetap melawan Belanda.

Meninggal Dunia

Ia berjuang bersama dengan Hasyem Banta Muda, Teuku Panglima Polem Muda Kuala dan Teungku Syiek meski dalam tahanan Belanda.

Merespons hal tersebut, Belanda kemudian membuang Sultan Daud Syah bersama keluarganya ke Bandung dan Ambon.

Kemudian pada tahun 1918, Sultan Daud Syah beserta keluarganya dipindahkan ke Jakarta.

Sultan Daud Syah diasingkan di Jakarta hingga ia meninggal dunia pada 6 Februari 1939.

Ia dimakamkan di TPU Utan Kayu/Kemiri, Jakarta Timur.

Penulis : Hamdani Mulya

Previous Post

Disdikbud Aceh Selatan Gelar Pentas PAI Jenjang SMP, Berikut Juaranya

Next Post

Menikmati Program Jelajah Profesi dan Bakat

Next Post
Cucu Sultan Aceh Terakhir Tuanku Raja Syamsuddin Meninggal Dunia di Lhokseumawe - 8A94F6CE 2932 4128 998F DEDEE71AF9F4 | Aceh | Potret Online

Menikmati Program Jelajah Profesi dan Bakat

POTRET Online POTRETOnline
Kontributor Tentang Kami Redaksi 1000 Sepeda

© 2026 POTRET Online. Seluruh hak cipta dilindungi.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah