Sajak-Sajak Puti Asharaina K

Agustus 2022
Oleh: Redaksi

Pintu Selalu Terbuka

Oleh: Puti Asharaina K.

Tatkala hatiku menjadi keras..

dan tujuan hidupku semakin sempit,

Aku menjadikan harapanku terhadap tangga-Mu..

Sebagai tangga penyelamat.

Hidup, kadang membuatku pusing dalam mengambil suatu keputusan,

dan jauh lebih gelisah setelah aku memutuskannya….

apakah ini yang terbaik atau sebuah celaka untukku.

Namun, Tuhan kuberkata, jangan ucapkan “Ya Allah..aku punya masalah yang rumit” tapi katakan ” Wahai masalah! Aku punya Allah yang akan menyelesaikanmu”.

Swara Jiwa

oleh: Puti Asharaina K.

Ingin rasanya kumatikan  suara jiwa dan hati..

dan kubunuh mimpi-mimpi..

Membiarkan hidup hangus dilahap api..

Sampai kutemukan kebahagiaan sejati..

kala hati lelah berlari..

Terombang-ambing kehidupan..

menghempas di setiap detakan..

terdampar di antara asa..

mengusik raga tanpa daya …

menang atawa menyerah..

tak terjawab dalam tanya…

Di antara berjuta wajah, mengalir harapan, sampai ke dunia maya..

Belum juga kutemukan jawaban..

Terkadang ada satu-dua wajah..

dalam tatapan wajah terlihat mulai gelisah..

Semua kuduga ia adalah malaikat..

ternyata tak lain juga pengerat..

Bunga Tidur

Oleh: Puti Asharaina K.

Terimakasih..

untuk senyuman sesaat itu..

Terimakasih

untuk pelukan hangat itu…

Terimakasih…

telah singgah dalam hidupku

Genggaman erat tanganmu

Masih berbekas di hariku

Kecupan Manismu

masih mampu menerbangkan anganku

Andai semua memang nyata

Saat kupeluk dirimu dengan sejuta rasa

Saat aku mengungkapkan cinta dengan tatapan mata kita,

beradu dalam semerbak gejolak asmara

saat aku menatap senyummu..

seolah kaulah milikku selamanya

Tapi sayang…

Bunga itu hanya mekar sesaat

lalu kuncup dan menutup cerita

Saat aku terbangun, lalu sadar

bahwa itu semua hanyalah mimpi indahku malam ini

 

Tentang Penulis

Puti Asharaina Keumalatari, Alumni Pesantren Mas Ar-Rabwah Indrapuri. Sudah hobby menulis dan mengarang cerita sejak Sekolah Dasar. Semenjak tamat dari pesantren sudah jarang menulis karena beberapa kegiatan dan merasa tulisan saya gak ada yang baca jadinya malas menulis lagi.
Sekarang  mengajar di kelas Tahfizh SDIT cendekia, Banda Aceh

Tentang Penulis
Majalah Perempuan Aceh

Diskusi

Upload foto profil kecil (opsional)
Preview avatar
Memuat komentar...

Terbaru

Puisi terbaru untuk dibaca

Populer

Puisi yang banyak dibaca

Populer Mingguan

Berdasarkan jumlah pembaca 7 hari terakhir

Welcome Back!

Login to your account below

Create New Account!

Fill the forms below to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Add New Playlist