POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Senerai Sajak Indah Wan Ina Nur Fazlina

RedaksiOleh Redaksi
July 27, 2022
🔊

Dengarkan Artikel

Esok Masih Tiada Aku.

Oleh Wan Ina Nur Fazlina

Malaysia

 

Esok , maafkan Aku

Kerana belum berubah

Mungkin belum diizin Tuhanku

Marahku nan lalu bukan untuk bermusuh

Marahku nan seketika

Hanya kerana hati telah belajar merusuh

Benarlah , sabar jangan selalu dirempuh

Kasih sayang bukan tempat singgah berteduh

Datang dan pergi seperti daun tumbuh dan luruh

Kerana rapatnya kita seperti kilat dan guruh

Sekali hati merusuh

Terlalulah luluh .

 

Guru Buruan Zaman

Guru tua Itu telah pun tua

Saat engkau baru mengenal perpustakaan,

Zaman-zaman jasad engkau membugar

Guru tua kian menguning

Mereput , rapuh , patah

Aduh

Benar-benar butuh perawat

Guru tua semakin manja

Pinta dipapah

pinta dibalut

pinta dijahit segala luka koyak

Tapi guru tua tetap semangat

Tidak hirau dijeling cuma

Oleh mata-mata alaf baru

Guru tua sedar kadang tuturnya

📚 Artikel Terkait

Bahlil yang Bergeming

Cara Mudah Merawat Logika

Puisi-Puisi Yanimar W Yusuf

Perubahan Sosial Melalui Kebeningan Hati

putus-putus , kabur, atau langsung hilang dalam dakwat kembang.

Tidak apalah..

Digelar Sang langka tidak laku lagi

Guru tua rela.

Nafas guru tua masih hangat

Berbau bakti

Guru tua hanya damba disantuni

sebalas dengan kesantunannya

Yang tidak pernah pilih kasih

Mempertontonkan dirinya

Andai lebur leburlah nama

andai patah patahlah harap

” Tertawalah anakku akan diriku

diriku hanya junjungan ilmu yang layak engkau ketawakan”

“Aku hanya akan menangis

Sekiranya engkau alpa

Banyaknya sejarah bangsamu sendiri yang belum

engkau peduli pada diri si tua ini”

Guru tua tidak upaya berlari lagi

Sekiranya berterusan menjadi  buruan

Pada usia dia wajar istirahat.

Temui guru tua jangan

Menanti  zaman beralih

Temui sekarang

Hargai.

 

Belajar

 

Belajar itu perjalanan rindu

Terlalu rindu

Dalam menuju rahsianya rasa

Yang di dalam perasaan

Menuju Rabbul Izzati

Belajar  itu dahaga

Terlalu dahaga

apabila kita banyak persoalan

belajar itu manis

Terlalu manis

Apabila kita beroleh jawapan

Belajar itu sebak

Terlalu sebak

apabila kita sedar

Akan hakikatnya Tuan empunya jalan

Hakikatnya Tuan empunya kemanisan

Apabila sebutir air mata jatuh ke kolam Rahsianya rasa seorang hamba.

Pemuisi

Dengan gelaran diri Wan Ina Nur Fazlina, tidaklah terlahir sebagai pemuisi hebat pada usia 38 tahun ini. Masih lagi seorang yang melewati lorong-lorong penulisan dengan hati-hati. Kerjaya sebagai pembaikpulih buku-buku langka telah banyak membuka ruang cantum kata-kata menjadi bunga pujangga.

Seuntai kata  untuk berbagi rasa

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 155x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 137x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 125x dibaca (7 hari)
Belajar di Saat Dunia Berguncang
Belajar di Saat Dunia Berguncang
9 Jan 2026 • 97x dibaca (7 hari)
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
12 Mar 2018 • 91x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Gerakan Menulis

Ulang Tahun POTRET dalam Sepi dan Senyap: 23 Tahun Menyalakan Api Literasi dari Pinggiran

Oleh Tabrani YunisJanuary 18, 2026
#Sumatera Utara

Kala Belantara Bicara

Oleh Tabrani YunisDecember 23, 2025
Puisi Bencana

Kampung- Kampung Menelan Maut

Oleh Tabrani YunisNovember 28, 2025
Artikel

Menulis Dengan Jujur

Oleh Tabrani YunisSeptember 9, 2025
#Gerakan Menulis

Tak Sempat Menulis

Oleh Tabrani YunisJuly 12, 2025

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    159 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
164
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
90
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis November 2025

Oleh Redaksi
November 10, 2025
95
Postingan Selanjutnya
Satupena Aceh Bedah Buku “Kulukis Namamu di Awan”

Ini Hari Miladmu Buah Cinta

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00