POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

GURU SEJUTA RASA

RedaksiOleh Redaksi
June 12, 2022
GURU SEJUTA RASA
🔊

Dengarkan Artikel

 

Oleh: Ayu Shalihah S.Pd.

(Guru Bahasa Inggris SDIT-SMPIT Insan Madani Susoh-ABDYA)

“Bermacam rasa terlewati hanya dari masa singkat yang baru kujalani. Bukan mudah, tapi tak akan kuberi jeda untuk lanjutkan perjalanan meniti harapan yang terus membumbung tinggi.”

Ini kisahku. Kumpulan cerita hari-hari yang kadang tak memberi jeda untuk terus kukeluhkan. Kumpulan cerita-cerita yang menuntutku untuk mencoba memahami setiap rintangan yang diberi. Ketika sang Pencipta mengatur segala skenario terbaik-Nya bagi diri yang masih haus akan pengalaman. Rasa lelah, kadang ingin menyerah, dan tingkat kesabaran yang ikut menipis terbawa emosi yang meluap-luap. Murid-murid yang majemuk dengan segala keaktifan dan rasa ingin tahunya mendorong seorang guru untuk tetap kuat dan sabar dalam menghadapi. Berbagai macam metode belajar yang menyenangkan juga sangat penting di sini dalam membantu murid untuk melatih kemampuan mereka di kelas pertama setelah masa kanak-kanak mereka terlewati. Benar-benar tak pernah terbayangkan sebelumnya betapa luar biasanya menjadi seorang Guru SD, apalagi diamanahkan sebagai Wali Kelas 1 di Sekolah Dasar.

Mengingat pendidikan yang kutempuh lebih berfokus pada jenjang SMP-SMA dan tentu dengan berbagai perbedaan lainnya. Guru, Wali Kelas, merekalah artis papan atas yang terus menjadi role model si murid dalam melakukan sesuatu. Tak ayal, bahkan beberapa dari murid lebih mendengar kata-kata gurunya dibandingkan orangtua mereka sendiri. Oleh karenanya, peranan guru cukup besar dalam penentu kebaikan sang murid. Bila sang artis papan atas tersebut memberi keteladanan yang baik, maka sang penirupun akan tertular kebaikan, begitu juga sebaliknya.

Kelas 1 SD adalah masa di mana murid belum mampu melakukan banyak hal dalam mengolah emosi, pikiran, dan wawasan yang mereka punya. Ekstra bimbingan yang dilakukan untuk mulai menerapkan kebaikan-kebaikan dan kebiasaan baik bagi murid di usia perkembangan belajarnya. Kesal terluap hanya karena kurangnya daya tangkap atau bahkan karena kita, Guru, ingin di dengarkan. Banyak masalah yang terjadi serta luapan-luapan emosi yang ikut mempengaruhi.

Terkadang ingin menyerah dan batinpun terus memberi opsi. “Bolehkah disudahi?” Mengapa harus terus bertahan dan mencoba kuat pada rasa yang tak pernah memuaskan raga yang terus dituntut baik dalam mendidik. “Bukankah menyerah pada keadaaan juga tidak selamanya salah?” Di luar sana ada banyak kegiatan yang bisa dilakukan tanpa bersusah-susahan dalam mendidik Insan yang menguras kantong kesabaran. “Yakin ingin bertahan?”

📚 Artikel Terkait

Tausiah Ustad Handoko dan Eggi Sujana Menyambut Ramadhan Bersama Aspirasi Emak-emak

Gaza yang Tak Pernah Padam

Jumat Dulu dan Sekarang

Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

Dengan segala macam problema kebatinan, di satu titik tersadar dan berkaca. “Bukankah aku bisa seperti sekarang dan mampu merangkai sekumpulan kata karena sosok Guru?”. Sampai sekarangpun sosok guru yang sering kuingat adalah Beliau, Guruku sejak SD di kelas 1. Kebetulan punya pengalaman-pengalaman menarik selama belajar di kelas 1 SD dulu. Rintangan-rintangan juga mewarnai proses yang kulalui termasuk belajar membaca dan menulis. Tak tahu rasanya harus berterima kasih sebanyak apa kepada Guru yang oleh lelahnya aku dan murid lain bisa belajar banyak ilmu dan terus terpakai hingga saat ini. Semoga ilmu ini menjadi pemberat amalannya di akhirat kelak, Aamiin..

Begitupun sekarang, di saat kini tugasku berdiri di depan murid-murid setiap hari, emosi yang kadang susah terkendali, dan lelah yang ingin terus dimintai porsi. Ada tangan kecil mereka yang kadang suka menarik pergelangan tanganku hanya untuk sekadar mendengarkan cerita mereka. “Miss” begitu sapaan Guru di sekolah tempatku mengajar. “Miss, Kakak tadi pagi ada shalat subuh ya”. “Miss, Abang ada shalat tahajud semalam”. “Miss, Abang sama kawan udah janji mulai sekarang mau jadi anak baik, anak sholeh, capek jadi anak gak sholeh” dan banyak lagi celotehan yang harus kudengar satu persatu mulai dari pagi hari sebelum mereka memulai pembelajaran. Benar-benar kalau sudah begini, aku hanya mampu bergumam sambil kulangitkan doa seketika itu kepada Allah “Ya Allah, maafkan segala keluh yang selalu kulontarkan hingga lupa akan segala berkah yang kau berikan.”

Tak hanya itu, Murid yang selalu kupikir mereka membebankanku kini benar-benar menjadi alarm pengingat iman. Ketika ada salah satu Murid perempuan yang kepanasan dan membuka jilbabnya, seketika itu pula murid-murid lain langsung membacakan hadist yang berkenaan dengan “Malu adalah sebagian dari iman”. Now, I really watch the caterpillars become butterflies.

Jika sudah begini, malu sekali rasanya kupertontonkan muka lelah dan keluh kesah yang terus ku umbar pada-Nya yang Maha mendengar. Bukankah sangat indah jika seandainya dalam diam mereka, tangan-tangan mungil menengadah sembari berdoa memohon kebaikan untukmu, wahai Guru?

Teruslah berdoa. Lambungkan doa-doa terbaik untuk para murid yang sedang kita bimbing. Jika rantai-rantai doa terus bersambung, maka akan “mengetuk pintu langit” untuk mendengar segala kesulitan yang dirasa. Semoga menjadi pemberat kebaikanmu kelak di hari hisab.

Perjalan masih panjang, semangat masih harus kulilit kencang. “Jangan menyerah. Tolong jangan menyerah dengan mudah. Karena proses adalah segalanya. Saat kamu memutuskan menyerah, maka di depan nanti kamu akan terbiasa untuk menyerah.” –Indra Sugiarto.

Saya Ayu, dan saya menikmati menjadi Guru!

Kamu juga bisa! Ayo bersama-sama hebat dalam mendidik para generasi bangsa!

 

 

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 155x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 137x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 125x dibaca (7 hari)
Belajar di Saat Dunia Berguncang
Belajar di Saat Dunia Berguncang
9 Jan 2026 • 97x dibaca (7 hari)
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
12 Mar 2018 • 91x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share5SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Gerakan Menulis

Ulang Tahun POTRET dalam Sepi dan Senyap: 23 Tahun Menyalakan Api Literasi dari Pinggiran

Oleh Tabrani YunisJanuary 18, 2026
#Sumatera Utara

Kala Belantara Bicara

Oleh Tabrani YunisDecember 23, 2025
Puisi Bencana

Kampung- Kampung Menelan Maut

Oleh Tabrani YunisNovember 28, 2025
Artikel

Menulis Dengan Jujur

Oleh Tabrani YunisSeptember 9, 2025
#Gerakan Menulis

Tak Sempat Menulis

Oleh Tabrani YunisJuly 12, 2025

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    159 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
164
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
90
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis November 2025

Oleh Redaksi
November 10, 2025
95
Postingan Selanjutnya
Kesenian Khas Simeulue Nandong Ditampilkan Siswa SMKN 3 Sinabang di Pentas Seni dan Budaya

Kesenian Khas Simeulue Nandong Ditampilkan Siswa SMKN 3 Sinabang di Pentas Seni dan Budaya

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00