POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Entrepreneur Sejati

RedaksiOleh Redaksi
August 13, 2021
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh Nova Julia

Mahasiswi Prodi Bimbingan dan Konseling, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, UIN Ar-Raniry, Banda Aceh

Menjadi pengusaha adalah profesi yang paling diidamkan oleh semua kalangan, terlebih oleh kalangan muda-mudi. Ketika digelar dengan dengan sebutan “pengusaha muda” itu menjadi suatu kebangaan kepada diri sendiri.  Pengusaha adalah sebuah profesi yang menjanjikan, dimana kita bisa memperoleh penghasilan dengan hasil dari jerih payah dan usaha sendiri, apalagi jika kita memulai sebuah usaha dengan modal dari 0.

Berprofesi sebagai pengusaha dituntut untuk mandiri dan bersedia menangung beban serta menanggung semua risiko yang akan kita dapatkan dalam proses membuka usaha. Karena pasti akan ada kerugain di setiap keuntungan yang kita capai. Itu pasti, pengusaha pasti akan berada pada fase naik turun.

Nah!, untuk mempersiapkan itu semua, seorang pengusaha perlu adanya pemahaman tentang entrepreneurship (kewirausahaan). Tidak akan jalan sebuah usaha jika yang menggerakkannya itu tidak memiliki berbagai pemahaman, terlebih tentang usaha yang sedang dirintisnya tersebut.

📚 Artikel Terkait

Jabatan itu Amanah atau Aman… Nah?

Menyelami Pesan Buya Syafii Maarif (2)

Kemampuan Mendengar yang “Lebih Mahal” Daripada Keberanian Bicara

Bayangan Sore Itu

Dalam ilmu kewirausahaan ini, akan memberikan pemahaman tentang bagaimana mencari ide yang inovatif dan kreatif serta bagaimana cara mencari dan memanfaatkan peluang yang ada, dan juga tentang bagaimana cara menjalankan usaha yang akan dibentuk.

Entrepreneur dituntut harus memiliki kreatifitas dan inovasi yang tinggi, karena peluang yang hadir di lingkungan sangat membutuhkan kedua sifat tersebut. Kekurangan kreatifitas bisa menyebabkan seorang pengusaha kalah saing dari pengusaha lainnya.

Kewirausahan yang sudah kita ketahui itu ada banyak sekali bidangnya, tergantung pada kemampuan entrepreneur  dalam menjalankan bidang-bidang tersebut. Mulai dari bidang kelas atas seperti  usaha property dan sejenisnya, sampai kepada usaha gorengan pun ada.

Sebutan Enterprenuer bukan hanya untuk mereka yang sudah memiliki usaha yang besar, tetapi juga bagi para pengusaha yang baru memulai usahanya. Pengusaha bukan hanya yang berjualan barang seperti toko-toko, tetapi pengusaha sangat beragam jenisnya. Bahkan bisa jadi seorang penulis dapat menjadi seorang pengusaha lewat tulisan-tulisannya.

Mencari dan memanfaatkan peluang merupakan hal yang wajib untuk dipahami oleh setiap pengusaha. Entrepreneur sejati didorang oleh sikap dan sifat serbaguna/serbabisa, berambisi, cerdas, berkemampuan untuk memimpin, dan pintar dalam menempatkan segala sesuatu.

Berkenaan dengan pemahaman ini, maka bisa dikatakan pengusaha adalah orang yang berkerja pada miliknya sendiri, dia menggaji dirinya sendiri, tanpa dituntut oleh setoran atasan. Pengusaha adalah sebuah profesi di dalam profesi. Maksudnya, segala jenis profesi bisa saja menjadi seorang pengusaha, baik itu guru, dosen, petani, penulis,  doctor dan sebagainya. Petani bisa menjadi pengusaha? Ya, Petani juga bisa menjadi seorang pengusaha, asalkan dia mampu untuk memenuhi kriteria sebagai seoraang pengusaha, bukan hanya dengan menjual hasil panennya kepada orang lain.

Untuk saya sendiri, jika mengingat kondisi di daerah saya, saya sangat setuju jika saja ada seseorang yang memiliki sikap seorang entrepreneur memilih menjadi seorang pengusaha pangan. Karena di daerah ini, saya melihat hasil pangan yang dihasilkan oleh petani belum maksimal dimanfaatkan, baik itu padi maupun segala jenis sayur-mayur. Semuanya masih sangat bergantung pada agen dari luar untuk mengolah hasil panen. Padahal, seandainya sumber daya manusia di daerah ini tinggi, maka kebutuhan pangan akan sangat berkecukupan, bahkan mungkin bisa diekspor ke daerah lain. Hanya saja yang menjadi hambatan terletak pada sumber daya manusianya yang rendah, sehingga banyak dimanfaatkan oleh orang luar. Menjual hasil panen dengan harga murah dan membeli bahan pangan yang sudah diolah dengan harga mahal sudah menjadi kebiasaan bagi penduduk setempat.

Oleh karena itu, jika saja ada seorang mentor yang bersedia untuk mementoring para penduduk setempat akan pemanfaatan sumber alam yang maksimal, saya yakin jika daerah ini akan menjadi salah satu daerah yang maju di sumatera. Karena dari hasil pengamatan dan pemahaman saya dari penjelasan sesepuh daerah, bahwa penduduk di daerah ini adalah orang-orang yang sangat giat dalam bekerja dan mengolah lahan menjadi lahan terbuka untuk sumber pangan. Hal ini juga didukung oleh kondisi daerah yang bisa dikatagorikan sebagai daerah penggunungan yang sejuk. Dalam hal ini, sangat diperlukan  jiwa usahawan sejati, yang mampu berkreatifitas dan berinovasi untuk mengubah hal yang biasa saja menjadi hal yang luar biasa.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 84x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 67x dibaca (7 hari)
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
26 Jan 2026 • 64x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Kriminal

Dunia Penuh Tipu: Menyikapi Realitas Penipuan Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 16, 2026
Esai

Melukis Kata itu Seperti Apa?

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Literasi

Melukis Kata, Mengangkat Fakta

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Artikel

Mengungkap Fakta, Melukis Kata Lewat Story Telling

Oleh Tabrani YunisFebruary 14, 2026
Puisi

Gamang

Oleh Tabrani YunisFebruary 12, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    168 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    161 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
57
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
199
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
93
Postingan Selanjutnya

Ada Cinta-Nya di Balik Kejadian

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00