POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Menjual Jasa

RedaksiOleh Redaksi
April 8, 2021
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh Ahmad Rizali
Berdomisili di Depok
Ketika dulu di KRL ada pengemis buta yang melantunkan ayat suci dan penumpang memberinya sedekah, untuk sebagian orang, memandang itu tak elok mengemis dengan ayat suci. Aku langsung terpikir, samakah ini dengan para peserta lomba tilawah yang juga menerima uluran tangan seikhlasnya?
Ketika membaca posting kiriman kawan yang terkaget-kaget bahwa menjawab soalpun sudah ada penal jasanya. Aku berfikir pemberi bimbingan belajar berlatih soal – soal, bahkan lebih tinggi lagi yaitu jasa penulisan skripsi, tesis dan disertasi di pendidikan tinggi. 
Aku masih menemukan tidak sedikit Kyai yang tak mau dibayar oleh santrinya dan bahkan istrinyapun dilarang menjual makanan, karena takut santri “terpaksa” membeli makanan di sana, karena skip kehati- hatian beliau. Aku juga pernah kenal dengan seorang alm. Dai yang tak pernah mau menerima honor ceramah dan beliau menjadi konsultan jasa keuangan di sebuah perusahaan. 
Aku tidak menolak penghargaan materi yang wajar, jika kita melakukan pembelajaran apapun, namun ketika yang aku lakukan di lembaga ProBono, maka tak elok jika berharap selalu memperoleh penghargaan tersebut. Lantas apakah yang mematok tarif tertentu tidak murni dan tidak ikhlas menyampaikan ilmunya? Ini hanya masalah pilihan yang masuk ranah etika masing masing. 
Ada yang sudah terlanjur menganggap sebuah ilmu adalah cahaya, sehingga hanya bisa disampaikan dengan kehati – hatian, seperti sikap Kyai yang aku sebut di atas. Penyampai Ilmu harus bersih dan penerima sama bersihnya. Nampaknya ini tinggi sekali. Lebih kongkrit. Jika kita hanya bisa mendapatkan rejeki dengan membantu menjawab soal seperti di bawah, apakah terlarang ? 
Jika sistem si pemberi soal sudah mapan, maka penjual jasa seperti ini hanya akan seperti Bimbel UMPTN saja. Namun ketika yang dinilai hanya lembaran jawaban tanpa perlu diperiksa mampu tidaknya si pemilik atau bundel skripsi, tesis dan disertasi mahasiswa/i diterima tanpa perlu diperiksa proses dan penguasaannya, maka, setidaknya etika keilmuan telah dilanggar.

— 

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 85x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 67x dibaca (7 hari)
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
26 Jan 2026 • 64x dibaca (7 hari)

📚 Artikel Terkait

Puisi Rosli K. Matari Untuk Zab Bransah dan Mustiar Ar

Tan Malaka Pemuda Luar Biasa Yang Terlupakan Dari Tanah Sumatera Barat

DPR Kini Punya “Remote Control” untuk Pejabat

Aneka Hidangan Allah Bagi Para Penghuni Syurga

📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Kriminal

Dunia Penuh Tipu: Menyikapi Realitas Penipuan Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 16, 2026
Esai

Melukis Kata itu Seperti Apa?

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Literasi

Melukis Kata, Mengangkat Fakta

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Artikel

Mengungkap Fakta, Melukis Kata Lewat Story Telling

Oleh Tabrani YunisFebruary 14, 2026
Puisi

Gamang

Oleh Tabrani YunisFebruary 12, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    168 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    161 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
57
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
199
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
93
Postingan Selanjutnya

SDIT Muhammadiyah Manggeng, Laksanakan Basjid

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00