POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Memotret Alue Pineung

RedaksiOleh Redaksi
April 7, 2021
🔊

Dengarkan Artikel


 

Oleh: Nurmila Rusda Azmi
Mahasiswi Jurusan PBI IAIN Langsa, Aceh

Alue Pineung, dua kata dalam bahasa Aceh itu adalah nama desa yang berada di kecamatan Langsa Timur, Kota Langsa, Aceh. Pada tahun 2010 desa ini dimekarkan menjadi 2 desa, yakni desa Alue Pineung dan Alue Pineung Timue. Kebanyakan masyarakat menyebut kedua desa ini dengan sebutan Alue Pieung 1 (Induk) dan Alue Pineung 2 (Alue Pineung Timue). Tentu saja dari kedua desa ini memiliki dua kepala desa (Geuchik) serta pembangunan daerah yang pastinya berbeda. Menjadi menarik bagi kita melihat Alue Pineung dari banyak sudut pandang. Bisa melihat perkembangan pembangunan yang signifikan, bisa pula melihat kehidupan masyarakatnya.
Desa Alue Pineung Induk, tampak telah berkembang pesat sejak 8 tahun terakhir setelah pemekarannya. Perkembangan yang terjadi dapat dilihat dari Pembangunan yang semakin merata dikarenakan mulai bertambahnya penduduk serta modernisasi pada sebagian besar masyarakat di desa ini. Beberapa pembangunan yang telah direalisasikan misalnya renovasi masjid yang sudah terbengkalai begitu lama.. Selain itu pembangunan jalan,saluran air, serta pembangunan Pasar Rakyat Desa Alue Pineung. 
Pada dasarnya Masjid Tuha ini dibangun tahun 1942 dengan material yang sebagian besarnya kayu, namun tidak pernah mengalami perbaikan setelah pembangunan awalnya. Oleh sebab itu masjid ini jarang digunakan dan bahkan tidak digunakan sama sekali karena kondisinya yang sangat memprihatinkan. Barulah dalam 8 tahun terakhir ini masjid Tuha Desa Alue Pineung Induk mengalami renovasi yang sangat signifikan, walaupun pada masa sekarang ini masih dibutuhkan beberapa perbaikan dan kelengkapan fasilitas pendukung masjid lainnya. Namun sejauh ini masjid Tuha Desa Alue Pineung induk sudah sangat layak digunakan untuk kemaslahatan rakyat bersama. Sebagai contoh di setiap hari Rabu masjid ini digunakan untuk pengajian ibu-ibu dan tentu saja sebagai tempat masyarakat untuk melakukan salat berjamaah atau kegiatan lainnya. Mengingat sedikit kebelakang, sebelum adanya pemekaran desa dan belum direnovasinya mesjid tuha, seluruh masyarakat melakukan salat di mesjid Nurul Qur’an, desa Alue Pineung timue. Tentu saja ini adalah salah satu pencapaian desa dalam meningkatkan pembangunan di daerah dalam mementingkan kebutuhan rakyat bersama.
Pembangunan lainnya ialah semakin layaknya jalan-jalan desa,saluran air dan infrastruktur lainnya. Pembangunan lahan ini sangat dinanti-nanti oleh semua kalangan masyarakat. Mengapa demikian? Karena infrastruktur yang layak pasti akan mendukung kinerja masyarakat dalam melakukan aktifitas serta mengurangi dampak buruk dari gejala alam yang tiba-tiba berubah seperti hujan. Oleh sebab itu akses jalan di sebagian lorong perlahan ditingkatkan agar masyarakat pun nyaman melakukan kegiatan sehari-hari serta menghindari tanah yang basah dan berlumpur ketika musim hujan tiba. Tentu saja ini akan menghambat aktifitas masyarakat jika akses jalan masih sangat buruk. Seperti yang telah ter-realisasikan baru-baru ini dalam tahun 2021, ada pembangunan jalan di sebuah lorong yang memiliki jarak sejauh ± 130 m dan Jalan ini dibangun dengan cor- an semen setebal ± 30 cm. Tentu saja ini adalah salah satu pembangunan yang telah lama di nantikan oleh sebagian masyarakat desa sebagai akses jalan beberapa rumah serta jalan pintas menuju lorong utama.
Terakhir, Pencapaian pembangunan di desa Alue Pineung adalah pembangunan Pasar Rakyat Desa serta wisata kuliner atau usaha perseorangan yang memiliki dampak cukup besar dalam meningkatkan perekonomian masyarakat desa Alue Pineung. Dengan adanya Pasar Rakyat ini telah membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat desa yang sebelumnya tidak memiliki pekerjaan, sehingga memiliki pekerjaan dan tentu telah terbantu ekonominya. Berbicara tentang apa saja hal menarik dari pasar rakyat ini adalah adanya kios-kios kecil yang diperuntukkan bagi masyarakat yang ingin membangun usahanya seperti pedagang sembako dan Air isi ulang atau RO (Reverse Osmosis). 
Tentu saja bagi masyarakat yang ingin menggunakan salah satu dari kios-kios tersebut harus membayar uang sewa yang sangat terjangkau dalam setiap tahunnya. Dari uang sewa itulah, desa dapat meningkatkan fasilitas pendukung lainnya pada Pasar Rakyat Desa ini, sehingga dapat meningkatkan kenyamanan pengunjung yang datang. Hal menarik lain yang dapat ditemui antara lain wisata kuliner khas Aceh seperti Mie Aceh, Mie Kocok Gerugok serta Sate Gerugok, dan makanan khas lainnya. Selain itu kuliner terkini pun telah menjadi salah satu daya tarik di Pasar Rakyat ini seperti Bakso, berbagai jenis nasi ayam. Banyak macam minuman dan Juice kekinian juga tersedia di sini . Tentu saja semua makanan dan minuman ini dibandrol dengan harga yang sangat terjangkau dan bersahabat bagi kalangan anak muda serta orang dewasa. Oleh sebab itu tidak heran pula Pasar Rakyat ini menjadi salah satu tempat tongkrongan anak muda pada malam hari. Selain itu fasilitas lainnya seperti kamar mandi dan musala yang tentunya bersih dan nyaman. Tempatnya yang luas, Family Zoneserta parkiran yang bisa menampung banyak kendaraan yang singgah menjadi salah satu pelengkap kenyamanan, Jadi kendaraan dari pengunjung tidak akan mengganggu pengguna jalan lainnya yang sedang melintas. 
Di Desa Alue Pineung ini, sebenarnya terdapat banyak pembangunan lainnya yang telah terealisasikan sebagai bentuk dari desa yang telah berkembang. Baik dalam beberapa sektor yang menjadi pendukung perekonomian masyarakat desa baik dalam bentuk perseorangan atau kelompok, maupun fasilitas yang dibangun untuk digunakan atau dinikmati bersama manfaatnya bagi masyarakat desa setempat dan orang lain. Salah satu masyarakat desa bernama Zakaria, OK mengatakan “Semoga Desa ini terus maju dan berkembang, pemerataan pembangunan agar tidak terjadi saling merasa iri antar sesama masyarakat, dan selalu terciptanya ketentraman dan kerukunan pada semua masyarakat desa Alue Pineung ini”. Harapan salah satu warga desa ini menjadi bukti bahwa pembangunan dan pemerataan fasilitas masyarakat harus terus ditingkatkan di setiap sudut desa. Mendukung usaha kecil atau usaha perseorangan dan Diharapkan dengan tercapainya pembangunan ini masyarakat bisa hidup dengan status ekonomi yang terus membaik hingga ke depannya.

            

 

📚 Artikel Terkait

Betapa Aku Mencintaimu

Poleang Kampung

Ingin Lupa Saja

Teungku H. Mahyiddin Yusuf:

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 155x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 137x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 125x dibaca (7 hari)
Belajar di Saat Dunia Berguncang
Belajar di Saat Dunia Berguncang
9 Jan 2026 • 97x dibaca (7 hari)
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
12 Mar 2018 • 91x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Gerakan Menulis

Ulang Tahun POTRET dalam Sepi dan Senyap: 23 Tahun Menyalakan Api Literasi dari Pinggiran

Oleh Tabrani YunisJanuary 18, 2026
#Sumatera Utara

Kala Belantara Bicara

Oleh Tabrani YunisDecember 23, 2025
Puisi Bencana

Kampung- Kampung Menelan Maut

Oleh Tabrani YunisNovember 28, 2025
Artikel

Menulis Dengan Jujur

Oleh Tabrani YunisSeptember 9, 2025
#Gerakan Menulis

Tak Sempat Menulis

Oleh Tabrani YunisJuly 12, 2025

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    159 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
164
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
90
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis November 2025

Oleh Redaksi
November 10, 2025
95
Postingan Selanjutnya

Titik

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00