• Latest

Kamu dan Hujan

November 10, 2018
0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
IMG_0541

Rina

Maret 29, 2026
76c605df-1b07-40f1-ab7e-189b529b4818

Filosofi Ketupat

Maret 29, 2026
96c3f2f0-9b1a-4f4e-8d0d-096b123c0888

Ramadhan di Negeri Seberang,  Membangun Komunikasi Lintas Negara

Maret 29, 2026
ae400032-4021-4ade-8568-70d981b74d63

Ancu Dani, Juru Kunci TPS

Maret 29, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

Kamu dan Hujan

Redaksiby Redaksi
November 10, 2018
Reading Time: 4 mins read
586
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook
Oleh Lina Zulaini
Untuk kamu:
“Yang namanya tak pernah berani ku sebut dalam doa”
Rupanya Oktober belum cukup menyiksa ini batin.
Lewat cerita, udara, ombak, mendung hingga pelangi mencambuk jiwa untuk tinggal.
Sampai aku tergopoh walau hanya merangkak.
Berpisah setara tujuh masa silam.
Ku pikir terik sudah berhenti mengejar hati untuk dipesiang.
Nyatanya, tiba kembali satu sosok yang tak harap dengan membawa nama yang sama.
Pada bulan kugantung satu nama. 
Yang hingga kini tak pernah berani ku sebut dengan badan lidahku.
Satu nama yang selalu ku ingat namun ingin ku lupa.
Satu nama, yang hingga ini bulan masih terjerat bersama mimpiku….
November baru mulai menyapa hati.
Tapi sukma ini telah dulu tahu akan kabar datangnya.
Lewat hujan dikabarkan oleh sang nama.
Pun raga telah sedia menikmati hujan dengan harap hilang ingat akan yang bernama,..
Namun hujan semakin iba melihat aku masih kering walau diguyur deras.
Sangat kasihan melihat aku bertahan di tengah badai tapi tak goyah.
Kemudian hujan hanya termenung ketika aku bercertia tentang sang nama yang aku sebut ‘KAMU’…. 
Hingga hujan berkata:
“Sabarlah hingga Tuhan kita membuka hatinya”
  
Barueh, 8 November 2018

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 344x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 306x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 255x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 251x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 196x dibaca (7 hari)
ADVERTISEMENT
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.

Baca Juga

76c605df-1b07-40f1-ab7e-189b529b4818

Filosofi Ketupat

Maret 29, 2026
a0874485-5883-4836-9faa-17bcddc8a681

Kepiting Dalam Baskom

Maret 29, 2026
5de97004-0731-46d3-b7a2-38575dadc077

Serangkai Puisi Putri Nanda Roswati

Maret 28, 2026

Discussion about this post

Next Post

Pemerintah Aceh Santuni 70 Keluarga Pahlawan

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Al-Qur’an
  • Kirim Naskah
  • Penulis

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com