POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

MENGGALI IDE BISNIS DI ZAMAN DIGITAL

RedaksiOleh Redaksi
October 31, 2018
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh  Alyaa Asry
Mahasiswi Perbankan Syariah, UIN Ar-Raniry. Banda Aceh 
                  Di era digital saat ini, segala sesuatu serba serbi digital, semuanya serba instan. Dunia menuntut kita secara perlahan untuk menjadi generasi yang  sebenarnya serba canggih dan memudahkan bahkan membuat kita malas. Bayangkan saja, ketika kita ingin sesuatu, kita dengan mudah bisa mendapatkannya. Pada dasarnya, banyak hal positif dan negatif di era digital seperti ini. Contohnya, apabila kita hendak membeli baju, bisa langsung memilih, membayar dan dikirim secara ghaib alias tak nampak. Artinya, tidak seperti biasa, kita harus ke pasar, memilih baju yang kita suka, lalu membayar di kasir. Ini tidak, semua transaksi berjalan di alat komunikasi yang kita sebut gadget itu.
Dampaknya sangat  besar pengaruh kepada konsumen dan pihak penjual. Dengan teknologi digital ini, di mana saja,  kapan saja bisa dilakukan.  Andai saja pakaian yang dipesan tak sesuai dengan spesifikasi yang ditampilkan, ini kemudian membuat  konsumen  menjadi semakin malas.  Ia jadi malas untuk pergi menukar atau mengembalikannya karena banyak alasan. Maka, dibiarkan saja. Kemudahan ini memang membuat para konsumen dimanjakan dan mala. Pasalnya ia dapat mendapatkan apa yang diinginkannya saat ia sedang berbaring. Berbeda dengan belanja  langsung yang menjajaki pasar atau mall.  Walau sebenarnya dengan cara lama,  kita dapat berolah raga sembari meningkatkan sikap tawar menawar.
                  Namun, era digital pada masa sekarang ini, bahkan akan lebih pesat di tahun-tahun yang akan datang. Oleh sebab itu, muncul pertanyaan kita bagaimana cara menghadapi dan menjalani era digital ini? Jawabannya sangat simple, kita hanya butuh untuk memutar dan menguras sedikit dari pola pikir kita. Kita harus memikirkan apa yang dibutuhkan masyarakat jaman digital ini. Setelah kita mengetahui apa yang dibutuhkan, kemudian kita harus mengetahui seberapakah modal/skill yang diperlukan dalam bisnis itu. Contoh salah satu bisnis digital di era jaman now ini adalah banana nugget, yang diorder sesuai permintaan dan porsi pemesanan melalu digital phone, kemudian diantar tepat langsung kepada si pemesan. 
                  Banana Nugget juga merupakan salah satu bisnis yang berkelanjutan di era digital ini. Pasalnya peminat makanan itu sangat banyak, dari mulai kanak-kanak sampai orang tua sekalipun. Ditambah cara pemesanan yang mudah yaitu hanya memerlukan hp untuk memesannya. Hal ini menyebabkan bisnis makanan Banana Nugget itu laris manis sampai saat ini. Ets, Tapi ingat! Dalam membangun bisnis, sebesar dan sekecil apapun bisnis itu harus diawali dengan niat dan kemauan. Penulis memiliki pengalaman dalam berjualan pulsa. Karena keuntungan yang  didapat per transaksi itu sedikit,  penulis merasa hal tersebut adalah sia sia. Penulis berpikir “uang yang diberikan ibu, jauh lebih bernilai walau hanya 5000, dibanding dengan laba jual pulsa yang hanya 200/transaksi. 
                  Intinya, niat dalam suatu bisnis itu sangat berpengaruh terhadap jalan atau tidak jalannya bisnis yang  kita hendak jalani. Ide bisnis adalah modal besar untuk menjalankan bisnis. No idea, No. business. Carilah dan galilah ide bisnis. Ide bisnis sangat gampang ditemui pada jaman seperti ini, kita hanya butuh waktu untuk merenungkan dan memikirkan apa yang diminta oleh masyarakat luar, maka dengan sendirinya ide untuk membangun suatu bisnis akan muncul. 
                  Awalnya, dalam membangun atau membuat suatu bisnis akan memikirkan modal, pada dasarnya,skill termasuk ke dalam modal, contohnya seperti banana nugget tadi, selain membutuhkan uang untuk membeli bahan dan peralatan, kita juga harus memiliki skillalias kemampuan, jika tidak ada kemampuan untuk mengolah banana nugget tersebut, tidak akan bisa bisnis tersebut akan berjalan.
                  Jadi pada dasarnya membangun ide bisnis dan membuat ide bisnis hanya membutuhkan sedikit waktu untuk bisa menganalisis apa yang sesuai dengan jaman ini dan dimasa yang akan datang. Nah, ingat, sebagai pemula bisnis, jangan mengutamakan modal (uang) sebagai objek untuk terbentuknya suatu bisnis. Cobalah berfikir bagaimana berbisnis dengan cara mengeluarkan modal (skill)hingga menghasilkan keuntungan yang akan membuat bisnis akan berkembang lebih pesat. 

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 85x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 67x dibaca (7 hari)
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
26 Jan 2026 • 64x dibaca (7 hari)

📚 Artikel Terkait

Ayah Kapan Kembali

Seni sebagai Kesadaran Kemerdekaan

Dia Bernama Hasbi

BENGKEL OPINI RAKyat

📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Kriminal

Dunia Penuh Tipu: Menyikapi Realitas Penipuan Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 16, 2026
Esai

Melukis Kata itu Seperti Apa?

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Literasi

Melukis Kata, Mengangkat Fakta

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Artikel

Mengungkap Fakta, Melukis Kata Lewat Story Telling

Oleh Tabrani YunisFebruary 14, 2026
Puisi

Gamang

Oleh Tabrani YunisFebruary 12, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    168 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    161 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
57
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
199
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
93
Postingan Selanjutnya

Mengapa Harus Bisnis Prostitusi Online?

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00