• Latest

IBUKU PAHLAWANKU

September 23, 2018
Takwa

Membumikan Nilai Takwa Pascaramadan

April 1, 2026
Romantisme Secangkir Kopi

Romantisme Secangkir Kopi 

April 1, 2026
di ujung Magrib

Di Ujung Magrib

Maret 31, 2026
85645e8f-e49d-463f-8fa4-730280ce2b71

Pentingnya Sastra dalam Sistem Pendidikan Rusia sebagai Landasan Pembentukan Karakter dan Pola Pikir

Maret 31, 2026
IBUKU PAHLAWANKU - 0e417695 171f 4238 b08b 77387e695a57 | Pidie Jaya | Potret Online

Dari Geopolitik ke Dapur Rakyat: Krisis Global dan Rapuhnya Ekonomi Indonesia

Maret 31, 2026
ba05a86a-c490-46bf-9ae8-c75ef1da62eb

Nasrallah dan Jugendliteratur

Maret 31, 2026
cd371ba6-715d-447b-b94a-30123cf2d952

Pendidikan Hadapi Ancaman Nyata

Maret 31, 2026
Ilustrasi Ngopi Bersama Ali Shariati dan Nietsche

Aceh Meniru Jakarta

Maret 31, 2026
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Esai
  • PODCAST
Rabu, April 1, 2026
  • Login
  • Register
POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result

IBUKU PAHLAWANKU

Redaksi by Redaksi
September 23, 2018
in Pidie Jaya, Puisi, Sastra, SMP
Reading Time: 3 mins read
0
585
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook
Dok.Dedikasi.wordpress.com 

Oleh :Naufal Muna
Siswi kelas VIII SMP Swasta Darus Saadah Putri, Pidie Jaya
Ibu bagaikan pahlawan bagiku. Dia rela berkorban demi anaknya dari sejak si anak belum menjadi manusia yang baru berbentuk segumpal darah. Dia telah memperlihatkan kasih sayangnya. Ibu adalah perempuan yang sangat berjasa dalam hidupku. Dia relakan segalanya demi sang buah hati.
Dari pertama lahir ke dunia ini, dialah yang pertama kalinya kukenal. Mulai dari hari itu ibu sudah siap dengan berbagai rasa kasih sayang dia tunjukkan kepadaku. Dia rela mengorbankan segalanya demi aku. Dia rela begadang semalaman demi menjaga sang buah hati yang rewel. Dia relakan tubuh yang langsing menjadi gemuk. Dia rela kulitnya yang mulus menjadi kusam. Semua dia relakan untuk sang buah hati tercinta.
Jasamu begitu besar untukku. Kalau aku sedih, dia selalu memberikan motivasi untuk menjadi anak yang kuat dan kokoh. Tapi sampai saat ini aku belum bisa  membalas jasamu ibu. Selama ini aku hanya bisa membantah bila di nasihati. Selalu melawan bila di kasih tahu, tetapi ibu tak pernah marah dan selalu tersenyum.
Dia selalu bekerja keras untuk membahagiakan aku tanpa mengeluh sedikit pun. Rasanya aku ingin sekali membalas  jasa-jasa yang telah engkau berikan sewaktu aku kecil hingga sekarang. Ibu selalu mendampingiku dari segala bahaya, bila aku bahagia dia pun ikut bahagia. Di setiap doaku, aku selalu memanjakan agar Allah selalu memberikan kebahagiaan, dan semoga Allah dapat membalas semua jasamu ibu yang telah merawatku dari kecil  hingga sekarang.
Aku ingin sujud di kaki ibu. Aku  sadar aku sudah banyak menyakiti  hatimu. Tanpa aku sadari aku yakin hati ibu pernah terluka karena sikapku. Aku ingin mewujudkan semua impianmu. Aku yakin di setiap doamu, engkau selalu mendoakan kebahagiaan untuk anak anakmu. Yang ada di dalam hatimu hanyalah kebahagiaan anak-anakmu tanpa menghiraukan kebahagiaanmu. Engkau memang pahlawan tanpa tanda jasa.
Aku hanya bisa mengharapkan semoga semua impianmu bisa kuwujudkan. Aku ingin menjagamu hingga akhir hayatku. Ibu pesanku untukmu jangan pernah bosan untuk selalu menegur dan menasihatiku bila aku salah dalam melangkah.
Ibu hanya kata maaf yang bisa kuucapkan untukmu. Maafkan aku ibu bila aku menyakitimu. 

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 344x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 342x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 312x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 263x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 204x dibaca (7 hari)
ADVERTISEMENT
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.

Baca Juga

di ujung Magrib

Di Ujung Magrib

Maret 31, 2026
85645e8f-e49d-463f-8fa4-730280ce2b71

Pentingnya Sastra dalam Sistem Pendidikan Rusia sebagai Landasan Pembentukan Karakter dan Pola Pikir

Maret 31, 2026
ba05a86a-c490-46bf-9ae8-c75ef1da62eb

Nasrallah dan Jugendliteratur

Maret 31, 2026
SummarizeShare234Tweet146
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Baca Juga

Takwa
Artikel

Membumikan Nilai Takwa Pascaramadan

April 1, 2026
Romantisme Secangkir Kopi
Esai

Romantisme Secangkir Kopi 

April 1, 2026
di ujung Magrib
#Cerpen

Di Ujung Magrib

Maret 31, 2026
85645e8f-e49d-463f-8fa4-730280ce2b71
Artikel

Pentingnya Sastra dalam Sistem Pendidikan Rusia sebagai Landasan Pembentukan Karakter dan Pola Pikir

Maret 31, 2026
Next Post

TIGA HAL YANG HARUS DIJAGA DALAM KEHIDUPAN BERPRIBADI

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Home
  • Tentang Kami
  • Kirim Naskah
  • Disclaimer
  • Privacy Policy (Kebijakan Privasi)
  • Terms of Service (Syarat dan Ketentuan)
  • Penulis
  • Al-Qur’an

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com