POTRET Online
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh
No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh

Budaya Ukir Inai Dilombakan

RedaksiOleh Redaksi
August 10, 2018
🔊

Dengarkan Artikel

BANDA ACEH – Sebanyak 16 kabupaten/kota di Aceh mengikuti perlombaan Boh Gaca (menghiasi tangan pengantin dengan inai) di Museum Aceh, Rabu (8/8/2018), dalam rangka memeriahkan serangkaian acara pada Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) VII. 
Pada kegiatan bertema “Boh Gaca” tersebut, masing-masing daerah mengutus lima orang peserta.  Seorang menjadi peraga mempelai wanita (pengantin) berbaring di kasur yang telah disediakan.   Sementara empat lainnya mengukir inai di tangan dan bagian atas telapak kaki sang mempelai. Setiap kelompok peserta menampilkan kerapian dalam mengukir inai sesuai ciri khas daerahnya. 
Ketua tim penjurian inai, Mughfirah menjelaskan sejarah inai masuk ke Aceh. Menurutnya, budaya inia merupakan pengaruh dari budaya Arab, Cina, Eropa, dan Hindia. Pengaruh budaya dari negara ini kemudian mewarnai kehidupan masyarakat di Aceh. 
“Perpaduan dari negara-negara inilah yang membawa seni ukir inai pada pengantin di Aceh,” ujarnya.
Kendati demikian, setiap daerah di Aceh memiliki ciri khas ukiran masing-masing. Akan tetapi, dalam perlombaan itu dewan juri membolehkan memodivikasi setiap ukiran inai. “Boleh dimodivikasi seperti memadukan antara ciri khas Aceh Besar dengan Aceh Utara. Itu boleh, walaupun masing-masing daerah itu punya ciri khas nya, kata Mughfirah.
Tak hanya itu, setiap ukiran inai masing-masing daerah tersebut juga memiliki makna dan ciri khas tersendiri. Dia mencontohkan,  seperti Aceh Barat terkenal dengan Bungong Awan Sion, dan  Awan Meucanek. Banda Aceh terkenal dengan Pinto Aceh. 
Begitu juga di Aceh Singkil mereka mempunya ciri khas motif yang sangat memberikan makna bagi masyarakatnya yaitu gambar cincin Nabi Sulaiman. Sementara Aceh Tenggara, dalam seni ukir inainya berbentuk lingkaran bulat. 
“Mereka memaknai lambing tersebut sebagai Tuha Peut.  Dalam kehidupan masyarakat itu ada Tuha Peut yang meluruskan berbagai masalah dalam kehidupan,” tuturnya.  
Di sisi lain, kata Mughfirah, inai juga bermanfaat bagi orang-orang yang bermasalah dalam kesehatan. Proses pembuatan inai ini sendiri, tergantung pada ukirannya dan bisa memakan waktu hingga sampai dua jam.
“Proses ukirannya ini membutuhkan waktu lumayan lama kadang sampai dua jam. Ukirannya itu mulai dari tangan hingga ke kaki,” ujarnya. 
Dari sisi sejarah, tambahnya, inai bermula pada masa Nabi Ibrahim. Ketika itu Nabi Ibrahim memiliki dua orang istri, Siti Sarah dan Siti Hajar. “Nah, yang namanya manusia pasti memiliki sifat cemburu. Oleh karena itu, Siti Sarah sebagai istri pertama kemudian melumuri inai di tangannya supaya menarik,” kata Mughfirah mengisahkan.  
“Setelah diukir, ternyata benar inai memiliki khasiat luar biasa. Siti Sarah lebih tampak mempesona. Jadi sejarah itulah mengapa seorang pengantin yang hendak dinikahkan supaya lebih mempesona diberikan ukiran inai,” tambahnya. []

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
23 Feb 2026 • 77x dibaca (7 hari)
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
17 Feb 2026 • 71x dibaca (7 hari)
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 69x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 65x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 56x dibaca (7 hari)

📚 Artikel Terkait

Senerai Puisi Delia Rawanita

Ketika Kedaulatan Dipakai untuk Menyangkal Kemanusiaan

Sepuluh Tahun Lalu- – Tabrani Yunis

Entrepreneur Sejati

📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
NETWORK POTRET
ANAK CERDAS
Artikel terbaru
Buka Majalah Anak Cerdas →
#Pendidikan

Membangun Kemampuan Meneliti Para Siswa SMA

Oleh Tabrani YunisMarch 8, 2026
POTRET Utama

Generasi Indonesia Emas  Kehilangan Bonus

Oleh Tabrani YunisMarch 5, 2026
Catatan Perjalanan

Melihat Timor Leste Menikmati Kemerdekaannya

Oleh Tabrani YunisFebruary 23, 2026
Budaya Menulis

Memadukan Storytelling Lewat Melukis Kata dengan Foto Jurnalistik

Oleh Tabrani YunisFebruary 22, 2026
Pendidikan

Degradasi Nilai Kemampuan Afektif yang Mengerikan di Era Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 21, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    170 shares
    Share 68 Tweet 43
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    163 shares
    Share 65 Tweet 41
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
149
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
211
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
97
Postingan Selanjutnya

Dispora Tampilkan Catur Budaya Ekshibisi

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Al-Qur’an

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00