POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Indonesia Temukan Kantong Plastik yang Dapat Dikonsumsi

RedaksiOleh Redaksi
May 19, 2018
🔊

Dengarkan Artikel


Oleh: Yemima HasibuanJurusan Teknik Lingkungan, President University.
 

Plastik adalah bahan yang sulit terurai atau membutuhkan waktu yang sangat lama untuk terurai yang dapat membuat lingkungan kita tercemari, sehingga mampu merusak beberapa komponen lingkungan.
Tahukah kamu bahwa kehidupan sehari-hari manusia hampir tidak terlepas dari penggunaan plastik? Entah itu penggunaan kemasan makanan atau minuman, tas perbelanjaan dan bahkan kemasan produk yang sering kita gunakan dalam sehari-hari seperti, kemasan shampoo, sabun, odol, sikat gigi, dan lain-lain.
Menurut Dirjen Pengelolan Sampah, Limbah, dan B3 KLHK Tuti Hendrawati Mintarsih, sampah plastik di Indonesia pada tahun 2019 akan mencapai 9,25 juta ton atau 14% dari jumlah sampah yang ada. Selain beliau, Jambeck (2015) menyebutkan bahwa Indonesia berada di posisi kedua tertinggi di dunia sebagai penghasil sampah plastik ke laut yang mencapai sebesar 187,2 juta ton, yang berarti akan mengganggu sistem kehidupan makhluk hidup yang berada di lautan Indonesia.
Nah, untuk mengatasi masalah tersebut, seorang pemuda dari salah satu provinsi di Indonesia yaitu Bali, Kevin Kumala mendirikan perusahaan bernama Avani yang memproduksi kantong plastik ramah lingkungan, hingga aman untuk dimakan dan juga dibakar. Kantong plastik ini menggunakan bahan ketela, sehingga saat dibuang dan tidak sengaja termakan oleh hewan, tidak akan memberi dampak negatif.
Hal yang mendorong Kevin untuk meluncurkan ide kreatif ini, karena melihat bahwa Indonesia memiliki keragaman fauna dan flora yang memesona. Namun, kita merupakan negara yang menduduki posisi penghasil sampah plastik terbesar ke lautan.
Kantong plastik buatan Kevin ini, hanya membutuhkan waktu 90 hari untuk terurai dan bahkan dapat dimakan. Hal ini dibuktikan oleh Kevin saat ia menyobek plastik tersebut, kemudian memasukkan ke dalam air hangat sehingga terlarut dan meminumnya.
Sungguh luar biasa karya anak bangsa ini, yang oleh karena mencintai lingkungan Indonesia sehingga mencetuskan ide cemerlang untuk mengatasi permasalahan sampah plastik di Indonesia. Apakah kamu tertarik membeli dan menggunakan kantong plastik dari Avani ini?

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 73x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 73x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 61x dibaca (7 hari)
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 57x dibaca (7 hari)
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
26 Jan 2026 • 52x dibaca (7 hari)

📚 Artikel Terkait

Yuk Mengenal 8 Teknologi Terbaru Saat Ini

Memaknai Kemerdekaan Bangsa Indonesia Yang Berdaulat dan Mandiri Secara Ekonomi

Membaca Tragedi Sumatera Lewat Lensa Analisis AI

Kontribusi Umat Islam Terhadap Peradaban Dunia

📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Kriminal

Dunia Penuh Tipu: Menyikapi Realitas Penipuan Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 16, 2026
Esai

Melukis Kata itu Seperti Apa?

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Literasi

Melukis Kata, Mengangkat Fakta

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Artikel

Mengungkap Fakta, Melukis Kata Lewat Story Telling

Oleh Tabrani YunisFebruary 14, 2026
Puisi

Gamang

Oleh Tabrani YunisFebruary 12, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    168 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    161 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
57
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
199
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
93
Postingan Selanjutnya

Jelata Pada Malam

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00