
Cerpen Bussairi D. Nyak Diwa ”Puisi itu binatang apa, Pak?...,” Tiba-tiba satu suara bergema dari sudut...
Baca SelengkapnyaDetailsCerpen Bussairi D. Nyak Diwa Segerombolan camar laut terbang melintasi langit sore dari arah timur menuju ke muara. Berbeda dengan...
Baca SelengkapnyaDetailsOleh Zab Bransah Bagi:Marzelan PS Alhamdulillah ibunda senyum ketika memandang cinta kasih Permata bunda menangis saat perjuangan pengorbanan antara hidup...
Baca SelengkapnyaDetails*Zab Bransah.... Air mata Ketika sahabat bercerita Begitu indah dalam doa di sisi Ka'bah Sahabat Mendokan bagi kami semoga dipermudahkan...
Baca SelengkapnyaDetailsTALI ASIH Tali asih erat disimpulkan Angin tak kuasa memburai Senyum itu tulus - tak Seperti senyum penipu Menanam padi...
Baca SelengkapnyaDetailsBiodata Ringkas Marzelan bin Md Jusoh: Nama diberi Marzelan bin Md Jusoh. Nama penanya M. Perindu Seni. Dilahirkan di Pendang...
Baca SelengkapnyaDetailsOleh Zulkifli Abdy Kematian itu.., bagi orang yang mencintai duniawi, penantian yang ditakuti Kematian itu.., bagi orang yang mencintai ukhrawi,...
Baca SelengkapnyaDetailsSyarifuddin Aliza: LINTAS UTARA Di ujung temaram Aku dan sunyi melindap Juga sejurus lagi Dikurung kurun musim gagu Imaji gigil...
Baca SelengkapnyaDetailsOleh Tabrani Yunis Kala gelombang saling kejar berlari menuju pantai Riak bergulung-gulung landai Mengusap-usap pasir terbelai Ombak menari -nari sambil...
Baca SelengkapnyaDetailsOleh Tabrani Yunis Perempuan tua renta Siapa nan membiarkan ia berkelana Berkeliling belantara kota berjalan tertatih dengan suara terbata Turun...
Baca SelengkapnyaDetails© 2025 potretonline.com