Zulkifli Abdy Pada hari itu, airmata tergenang bagai telaga Bagai hendak tenggelamkan jiwa dan asa Kini telaga airmata telah...
Read moreDetailsRINAI HUJAN Delia Rawanita Rinai hujan pagi ini adalah penyejuk duka mengenang syuhada sembilan belas tahun yang lalu Rinai hujan...
Read moreDetailsOleh Tabrani Yunis Badut itu garang bergoyang di panggung Dengan suara mendengung-dengung Beretorika ke hulu ke hilir tak berujung Menghipnotis...
Read moreDetailsOleh Zab Bransah Ini cerita kita dulu Lonceng kelas berbunyi Kita masih bergandeng tangan di pintu gerbang sekolah Senyum manismu...
Read moreDetailsOleh : Arif Mustaqim - Pembangunan genting Janji janji dan pencitraan membalut nyeri Para petinggi yang awalnya bersumpah untuk memajukan...
Read moreDetails* Zab Bransah. ( Langsa Aceh) Kutulis lagi makna petang ini Kucatat lagi kisah ini Maka puisiku asah, tapi...
Read moreDetailsOleh Fileski Masih pagi, suara orang-orang yang bergunjing itu sudah seperti sarang lebah yang siap dipanen. Aku bekerja di sebuah...
Read moreDetailsTEROMPAH IBU Delia Rawanita Bu Maafkan bila baru hari ini aku menyampaikannya Padahal aku berjanji untuk menyimpan dalam hati saja....
Read moreDetailsOleh Zulkifli Abdy Di ketinggian tiga puluh ribu kaki Aku bersaksi atas keagungan Mu Semburat mentari menyapa pagi Hamparan bukit...
Read moreDetailsOleh : Ragil Kuning “Masuk, Nduk! Udara di luar semakin dingin,” teriak Ibu memanggilku dari dalam rumah. Aku hanya menggeleng...
Read moreDetails