HABA Mangat

HABA Mangat

Puisi

Rubrik Puisi adalah ruang bagi kata-kata yang diramu menjadi cahaya, luka, harapan, dan rahasia. Di sini, setiap bait bukan sekadar rangkaian kalimat, tetapi jejak perasaan yang ditulis dengan ketajaman imaji dan kejujuran batin.

Rubrik ini membuka pintu bagi suara-suara yang ingin berbicara lewat lirih metafora, menantang keheningan, dan merayakan sisi paling manusia dari pengalaman: cinta, kehilangan, waktu, dan kerinduan. Setiap puisi menjadi undangan untuk berhenti sejenak, lalu merasakan.

Menggapai Asa

Ilustrasi : Pink RosesPrestasi...Oh prestasiSetiap hari aku belajar tanpa hentiKu ukir prestasiKu peroleh dengan sepenuh hatiKebanggaan diriBeri motivasiMembahagiakan orang tua...

Demi Masa

Oleh  Zuhratul AiniKelas     : VII  SMP Swasta Darussa’dah Putri, Pidie Jaya                Tertunduk malu di hadapMuKetika waktu sia-sia...

Jarak Rindu

Oleh : NsyahJika hatimu merindukan seseorangPejam-kan matamu dan katakanYa Allah...Aku merindukannya karenamu Ya AllahAku semakin hari semakin mengertiBahwa jarak ini...

INDONESIA

                                                                                                Oleh: Suci AstafrinaIni Indonesiaku,yang katanya telah merdeka sejak proklamasi dibacakanSenjata-senjata yang membuat luka,Kini hanya terpajang tanpa kuasaLihatlah!!!Ini Indonesiaku,yang di setiap...

Guru Syuhada

Puisi- Puisi  Najla Zakia  Pelajar  SMP Negeri  1 Bandar Dua, Pidie Jaya, Aceh. Tanpa sebuah kepalsuan Semua guru menyakiniGuru artinya ibadah Tanpa sebuah...

Pengembara Jalanan

Ilustrasi :antara fotoOleh : NsyahDia berjalan di antara batas-batas trotoarMencari sisa-sisa dari barang bekasDemi mendapatkan sebungkus nasiBaju-nya yang compang-campingBadannya yang...

Page 87 of 94 1 86 87 88 94

HABA Mangat