
Rubrik Puisi adalah ruang bagi kata-kata yang diramu menjadi cahaya, luka, harapan, dan rahasia. Di sini, setiap bait bukan sekadar rangkaian kalimat, tetapi jejak perasaan yang ditulis dengan ketajaman imaji dan kejujuran batin.
Rubrik ini membuka pintu bagi suara-suara yang ingin berbicara lewat lirih metafora, menantang keheningan, dan merayakan sisi paling manusia dari pengalaman: cinta, kehilangan, waktu, dan kerinduan. Setiap puisi menjadi undangan untuk berhenti sejenak, lalu merasakan.
Oleh Lina Zulaini Bukan hanya raga.Tapi hatiku mulai dipesiang masa.Namun, aku masih tersungkur di bangku pertama kita bertemu. "Hatiku hanya sebatas angin...
Baca SelengkapnyaDetailsTiga tahun kita bersamaKita jalani pendidikan iniBelajar bersamatertawa bersamaMembuat kita lupa adanya perpisahanKini.. setelah hari ini..Ketika hari berganti menjadi pastiKita...
Baca SelengkapnyaDetailsDok. Koran JakartaOleh : NsyahMeraih dalam impianMerajut dalam harapanDemi satu tujuan cita-citaMasa depan negaraMenua dalam usia Terbengkalai dalam waktuDengan ambisi yang...
Baca SelengkapnyaDetailsOleh Sitti Zahara TarmiziDi sini,Dimana hati susah diajak kompromiRindu menggema memanggil dirimu yang duluPribadi yang mencerahkan harikuMenebar senyuman di mulutkuKakiku...
Baca SelengkapnyaDetailsDok. MongabayOleh Lina ZulainiMenapaki sebuah kota kecil.Aku suka melihatnya seorang diri dari sudut yang berbeda.Saat menunggu bus menjemput.Mengamatinya adalah anugerah.Usianya...
Baca SelengkapnyaDetailsIlustrasi : Sumber Grid.idOleh : NsyahIngin kupacari dikau Dengan kata manis sebagai penyemangatDengan senyum sebagai penghiburDengan doa sebagai kunci mendapatkan-muIngin kunikahi...
Baca SelengkapnyaDetailsfoto dok. PribadiOleh Khairunnisa BerutuSiswi Kelas 10 IPA 2, SMA Negeri 1 Simpang Kiri, Subulussalam, AcehTetesan air mata kerinduan seorang...
Baca SelengkapnyaDetailsfoto : Inspirasi coffeeOleh Sitti Zahara TarmiziSiswi SMA Negeri 1 Bandarbaru, Pidie Jaya, AcehKu menulis puisi iniDi antara derasnya hujanTetes...
Baca SelengkapnyaDetailsDok.POTRETOleh Sitti Zahara TarmiziSiswi SMA Negeri 1 Bandar Dua, Ule Gle, Pidie JayaIngin ku berhenti mengingatmuTapi dikepalaku dipenuhi bayangmuSebelum ku...
Baca SelengkapnyaDetailsIlustrasi : Sumber Journeysederhana.blogspot.comOleh Lina Zulaini Untuk kamu, yang katanya ingin tinggal.Di lumbung rinduku.Aku bukan si sempurna dengan raut ranum.Yang mampu...
Baca SelengkapnyaDetails© 2025 potretonline.com