Kueja Lagi Senja Ini
Mustiar Ar : KUEJA LAGI SENJA INI Biar disini saja Mengeja nikmatmu Disini bersama kemiskinan diri Kueja nikmatmu...
Rubrik Puisi adalah ruang bagi kata-kata yang diramu menjadi cahaya, luka, harapan, dan rahasia. Di sini, setiap bait bukan sekadar rangkaian kalimat, tetapi jejak perasaan yang ditulis dengan ketajaman imaji dan kejujuran batin. Rubrik ini membuka pintu bagi suara-suara yang ingin berbicara lewat lirih metafora, menantang keheningan, dan merayakan sisi paling manusia dari pengalaman: cinta, kehilangan, waktu, dan kerinduan. Setiap puisi menjadi undangan untuk berhenti sejenak, lalu merasakan.
Mustiar Ar : KUEJA LAGI SENJA INI Biar disini saja Mengeja nikmatmu Disini bersama kemiskinan diri Kueja nikmatmu...
Sinyal Karya Asep Perdiansyah Sinyal dimanakah engkau berada Mencarimu hingga berkelana Tiba-tiba hilang tanpa kata Keliling...
Oleh Tabrani Yunis Katanya Kita Pancasila Membanggakan burung Garuda sebagai lambang kekuatan negara bangsa Seperti kala kita dengan...
Oleh Ria Andelia Sosok perempuan hebat Yang tangguh dalam luka Perlina sedih dalam kelabu Dia ibu yang tiada...
LILIN DAN GERIMIS ( i ) saat kau nyalakan lilinmu gerimis dan angin mengepung kita — dalam persegi...
Oleh Ria Andelia Aku berdoa diantara harapan Menanti yang Tiada terganti Kian fajar berganti senja Kamu yang kuharap...
Karya MOHD ADID AB RAHMAN Melaka, Malaysia Kulambungkan tinggi-tinggi doa ke langit Tuhan meneduhimu dalam teriknya hari...
Aku Hanya Zarrah disakitku ini kumaknai sehatku untuk apa ke mana dan mengapa mungkin ini teguran, tamparan, atau...
Oleh Siti Raihan Salsabila B.S. Hari Minggu merupakan hari yang sedikit menyebalkan bagiku. Karena di hari ini, aku...