Rubrik Puisi adalah ruang bagi kata-kata yang diramu menjadi cahaya, luka, harapan, dan rahasia. Di sini, setiap bait bukan sekadar rangkaian kalimat, tetapi jejak perasaan yang ditulis dengan ketajaman imaji dan kejujuran batin.
Rubrik ini membuka pintu bagi suara-suara yang ingin berbicara lewat lirih metafora, menantang keheningan, dan merayakan sisi paling manusia dari pengalaman: cinta, kehilangan, waktu, dan kerinduan. Setiap puisi menjadi undangan untuk berhenti sejenak, lalu merasakan.
Oleh Savitri Jumiati Dari plasma dan embriomu Indung telur menyelaputi darah dan nafasku Merubah bentuk tubuh menjadi tulang yang...
Oleh Tabrani Yunis Di langit dijunjung Berarak mendung Dihiasi nyanyian burung-burung Kala pagi datang berkunjung Di langit nan melambung...
Potretonline.com- PADANG PANJANG-Pemerintah Kota Padang Panjang memberikan apresiasi dan dukungan atas penerbitan dan peluncuran buku antologi “Puisi Cinta untuk Palestina”...
Rindu Pun Padam Savitri Jumiati Para mantan tercinta Dan pada engkau kembang melayu yang tiada Aku mulai lupa menjadi bara...
Mustiar Ar : BERBASA MENAWAR ASA Suara suara itu Mengapung, bersauh Di antara gelas pecah Pada tikungan berlobang Suaranya siapa...
Oleh Tabrani Yunis Sebelum mentari memulai perjalanan membagikan kehangatan rahmatan lil alamin pada seluruh makhluk di alam semesta Gerimis bernyanyi...
Oleh : Adrinal Tanjung Hujan turun di Kota Bekasi senja, menjelang malam ini. Saya menikmati secangkir cafe latte. Lalu...
Lancök, Luengputu, Pidie Jaya GURU Guru... Engkau pahlawan tanpa lencana hidupmu bertabur bintang berbingkai cinta Cintamu takkan pupus dimakan waktu...
Oleh Hamdani, S.Pd (Kepada Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim) Selamat Hari Guru Nasional Tahun 2023 dan HUT PGRI Ke-78 Sepucuk...
NESTAPA Hj.Juairiah Lhueng Putu, Pidie Jaya Di sana, engkau terzalimi Di sini, doa mengalir tanpa henti. Untukmu saudaraku Air mata...
© 2026 potretonline.com