Rubrik Puisi adalah ruang bagi kata-kata yang diramu menjadi cahaya, luka, harapan, dan rahasia. Di sini, setiap bait bukan sekadar rangkaian kalimat, tetapi jejak perasaan yang ditulis dengan ketajaman imaji dan kejujuran batin.
Rubrik ini membuka pintu bagi suara-suara yang ingin berbicara lewat lirih metafora, menantang keheningan, dan merayakan sisi paling manusia dari pengalaman: cinta, kehilangan, waktu, dan kerinduan. Setiap puisi menjadi undangan untuk berhenti sejenak, lalu merasakan.
PENANTIAN Zulkifli Abdy Hari itu simponi bernyanyi Pagi sunyi lambat laun perlahan-lahan Perjalanan waktu ke satu titik antara Rembulan kian...
Jejak l Zab Bransah Ini tinggal nama Pantai tak bertuan Pesisir didiami Tak ada keaslian Hilang jejak kian lama penetapaan...
Esoteris Cinta Cinta adalah ketulusan tanpa cela Cinta adalah pengorbanan selama Ya Cinta adalah kebahagiaan di balik rintangan Cinta adalah...
Pencandu bukan sebuah cerita duka itu derita luka terkesan di hati kuukir di lembaran lalu jadikan sebuah puisi kuselumbung dalam...
Oleh Nadia Taruni Kelas XI Desain Pemodelan Busana SMKN 1 Jeunieb Mimpi adalah sebuah hayalan Yang tertinggal di ujung...
LELAKI YANG MENJUAL TUGAL PRIBUMI Oleh: Muhammad Sholeh Arshatta katakan padaku kapan percakapan terakhir lelaki banyak cucu yang mencangkul mantra...
Oleh Nailul Muna Bransah Hari ini Tanggal tujuh belas Agustus setiap sekolah memperingati hari kemerdekaan Perjuangan yang sudah lama...
N U N Oh.., Baginda Nun di sana Di singgasanamu Kau cemaskan batin ini Kau bimbangkan hati kami Kau pupuskan...
Karya: Sulaiman Juned JEJAK PARA PENGKHIANAT menderu pada entah mengunci hati. Pekat sampai ke ubun--orang-orang menyukai cinta diterbangkan angin ke...
RAJA DI BATAS SENJA Zulkifli Abdy Raja di ujung senja tak ingin lepas lencana duduk di atas singgasana kemana-mana naik...
© 2026 potretonline.com