Potret di Usia Dua Puluh Dua
Oleh Ekozapetra Dua puluh dua tahun berlalu, Jejakmu terukir dalam waktu, Potret, majalah penuh makna, Mengabadikan kisah, membawa...
Rubrik Puisi adalah ruang bagi kata-kata yang diramu menjadi cahaya, luka, harapan, dan rahasia. Di sini, setiap bait bukan sekadar rangkaian kalimat, tetapi jejak perasaan yang ditulis dengan ketajaman imaji dan kejujuran batin. Rubrik ini membuka pintu bagi suara-suara yang ingin berbicara lewat lirih metafora, menantang keheningan, dan merayakan sisi paling manusia dari pengalaman: cinta, kehilangan, waktu, dan kerinduan. Setiap puisi menjadi undangan untuk berhenti sejenak, lalu merasakan.
Oleh Ekozapetra Dua puluh dua tahun berlalu, Jejakmu terukir dalam waktu, Potret, majalah penuh makna, Mengabadikan kisah, membawa...
Ilustrasi Kumpulan Puisi Leni Marlina “Tangis yang Tak Terdengar”. Sumber Gambar: Starcom Indonesia’s Artworks No. 925-10 Assisted...
RUMAH DUKA, SAJAKKU MENGALIRKAN GENANGAN AIR MATA rumah duka di sini sajakku mengalirkan genangan air mata sepi...
Oleh Gunawan Trihantoro (Sekretaris KEAI Provinsi Jawa Tengah) Di jalan raya yang membentang bisu, Tangerang-Merak menjadi saksi...
L K Ara Monolog: Di Bawah Kubah Baiturrahman (Seorang lelaki tua berdiri di tengah Masjid Raya Baiturrahman, mengenakan...
JAKARTA – Potretonline.com- Penyair Aceh Faridha meluncurkan buku Suatu Waktu, Suatu Ruang, Ketika Hati Menyentuh Kata di...
Puisi LK.Ara (Aktor berdiri di tengah panggung, menghadap ke arah penonton. Cahaya lembut menerangi, suara gemericik air terdengar...
L K Ara *(Seorang Perempuan berdiri di tengah panggung, mengenakan pakaian tradisional Aceh. Di tangannya tergenggam rencong kecil....
L.K. Ara: BALADA ANAK DAN PADANG PADI Di kaki langit yang biru membentang, Seorang ayah memegang tangan, Jemari...