
Mustiar Ar ------------------ MEULABOH 1 Sisa kupi semalam Membisikan jiwa Napas tersengal Saat dirimu, ucapkan " rawat aku dengan...
Baca SelengkapnyaDetailsNAMA PENGKARYA : GURU KIDAL ( I ) aku duduk di rerali jendela mengait sembilan belas kuntum tulip merah...
Baca SelengkapnyaDetails, Sajak ke - 3 ...
Baca SelengkapnyaDetailsKarya Zulkifli Abdy Pintu senja baru saja tersingkap Tatkala lidah api menjilati dinding kering Laksana menadah hangatnya mentari senja...
Baca SelengkapnyaDetailsKenikmatan Kopi Berasal daripada Rasa Pahitnya - Zab Bransah, Sajak ke - 5 Yang indah-indah itu, pada alam datang dari...
Baca SelengkapnyaDetailsOleh Zulkifli Abdy Buat Seorang Ilham Mungkin engkau bertanya mengapa aku kerap menyebut pulau Penyengat Karena di sana pada suatu...
Baca SelengkapnyaDetailsOleh Tabrani Yunis Di celah dahan Pada pohon dengan cabang dua belah Ada celah Mengintip wajah indah Ciptaan Allah Dari...
Baca SelengkapnyaDetailsNah, Ngopi Sore Ini Menjadi Lebih Meriah - Tabrani Yunis *Kita ngopi sore ini.* *Lupakanlah jam delapan tadi* *yang telah...
Baca SelengkapnyaDetailsNurdin F.Joes: Tiba di kampung Aku mengukur jumlah jalan yang masih berlumpur jalan lama tempat belajar mendayung sepeda Menghitung jumlah...
Baca SelengkapnyaDetailsOleh: Breaking Reza Guru MIN Tungkop, Aceh Besar Sajak-sajak yang terbang mencari tujuan Berisi ungkapan terpendam Memohon untuk tiba...
Baca SelengkapnyaDetails© 2025 potretonline.com