
- Ali Hamzah, Aceh *Hujan meninggalkan basah* *sebagai noktah* *mega harus dibaca,* *ayat terakhir senja* *ditunggu debu,* *daun pergi dalam...
Baca SelengkapnyaDetailsSenyum Zulia. * Zab Bransah Penuh makna senyummu Zulia cinta Bersemi cinta Izinkanlah kutatap dirimu Zulia semakin galau diri ini...
Baca SelengkapnyaDetailsPilihan Hidup Kehidupan adalah sebuah pilihan Hidup selalu dihadakan sebuah pilihan Mau pilih kebaikan atau keburukan Mau pilih belok...
Baca SelengkapnyaDetailsOleh : Nasrizal Tahun 1978 Sudah tiga tahun berturut ,musim paceklik berlangsung dan...
Baca SelengkapnyaDetailsCamar Menata langkah di langit biru Bersama awan lantunkan doa Menangis pilu meraung luka Menjerit meratap bumi berlalu Bangkit...
Baca SelengkapnyaDetailsk Jakarta, Potretonline.com, 17/06/23. Bedah buku Kembara Penyair Ikhtisas (KIP) membawa nilai-nilai positif secara makro terhadap perkembangan sastra, baik...
Baca SelengkapnyaDetailsAlkhair Aljohore@ Johor,Malaysia Aku orang tuhan Lagakku seperti Orang hutan Aku orang tuhan Lagakku sepertii ayam jantan Aku orang...
Baca SelengkapnyaDetailsOleh Munawir Abdullah SETELAH shalat subuh berjamaah, aku, Anwar dan Geusyik duduk di pinggirian Meunasah. Mata kami menatap ke arah...
Baca SelengkapnyaDetailsOleh : Pril Huseno Video penggalan "Pantun Koruptor" dari Budayawan legendaris WS Rendra yang dibacakan dalam acara musik kalau...
Baca SelengkapnyaDetailsIndah Mayasari Bener Meriah, Aceh Kadang ketika lelah mendera dan kulihat indahnya bunga Kukatakan, mengapa aku tak jadi...
Baca SelengkapnyaDetails© 2025 potretonline.com