Menelusuri Jejak Ulama Nusantara di Timur Tengah
Oleh Dr. Nurkhalis Muchtar, Lc.M.A Banyak karya tulis para ulama nusantara dicetak dan diterbitkan di Kairo Mesir. Sebut saja Maktabah/Pustaka...

Nurkhalis Muchtar, anak dari Drs H Mukhtar Jakfar dan Nurhayati binti Mahmud, lahir di
Susoh, Aceh Barat Daya. Mengawali pendidikan di SD Negeri Ladang Neubok, Tsanawiyah di SMP Cotmane, lanjut ke MTsN Blangpidie. Kemudian merantau ke Banda Aceh dan bersekolah di MAS Ruhul Islam Anak Bangsa yang ketika itu masih di Lampeneurut.
Setelah menyelesaikan pendidikan di MAS RIAB, berangkat ke Bekasi Jawa Barat dan belajar di STID Mohammad Natsir pada jurusan Dakwah (KPI). Setahun ia di Bekasi, kemudian pulang dan melanjutkan di UIN Ar-Raniry pada jurusan Bahasa Arab. Mendapat beasiswa ke Mesir tahun 2006 ia dan menyelesaikan Strata Satunya di Universitas Al Azhar Kairo Mesir pada tahun 2010 pada jurusan Hadits dan Ulumul Hadits. Lalu, melanjutkan ke Program Pascasarjana UIN Ar-Raniry konsentrasi Fiqih Modern dan selesai di tahun 2014 sebagai salah satu lulusan terbaik.
Awal 2015 hingga akhir 2017 mengambil S3 di Universitas Bakht al-Ruda Sudan dan selesai di tanggal 10-10-2017 dalam usianya genap 31 tahun dengan nilai maksimal. Disela-sela penelitian S3, ia sempat mengenyam pendidikan di Pascasarjana IIQ Jakarta selama setahun pada kajian Al Qur'an dan Hadits.
Pernah juga mengenyam pendidikan di beberapa pesantren, di antaranya adalah: Rumoh Beut Wa Safwan, Pesantren Nurul Fata dan Babul Huda Ladang Neubok, Dayah Mudi Cotmane, ketiganya masih di wilayah Aceh Barat Daya. Sambil mengikuti kuliah di Banda Aceh pada jenjang S2, ia sering mengikuti pengajian pagi di Dayah Ulee Titi, dan pernah mondok di Dayah Madinatul Fata Banda Aceh. Selain itu juga pernah belajar dan mengajar di Dayah Terpadu Daruzzahidin Lamceu dan Dayah Raudhatul Qur'an Tungkob Aceh Besar.
Lalu, mendarmabaktikan ilmunya sebagai dosen dan pengajar di kampus negeri dan swasta, serta sebagai ustad di majelis-majelis taklim yang diasuhnya dalam pengajian TAFITAS Aceh, dan ia juga tercatat sebagai Ketua STAI al-Washliyah Banda Aceh,terhitung 2018-2022. Juga mulai berdakwah melalui tulisan, dan telah terbit beberapa tulisannya dalam bentuk buku dan karya ilmiyah lainnya. Salah satu buku yang ditulisnya adalah Membumikan Fatwa Ulama.
Oleh Dr. Nurkhalis Muchtar, Lc.M.A Banyak karya tulis para ulama nusantara dicetak dan diterbitkan di Kairo Mesir. Sebut saja Maktabah/Pustaka...
Oleh Dr. Nurkhalis Muchtar, Lc, M.A Ulama nusantara yang bersinar dan memiliki keberuntungan di kota Mekkah adalah Syeikh Ahmad Khatib...
Oleh: Dr. Nurkhalis Mukhtar, Lc. MA. “Ketika kami sedang duduk bersama Rasulullah saw, tiba-tiba muncul seorang laki-laki yang memakai pakaian...
Oleh: Dr. Nurkhalis Mukhtar, Lc, M.A Ramadhan adalah bulan yang istimewa dan penuh keberkahan. Ramadhan hadir seperti ‘tamu’ yang membawa berbagai...
Syekh Ahmad Khatib Sambas juga guru besar di Mesjidil Haram pada masanya, dan juga guru langsung dari Syekh Nawawi al...
. Oleh Dr. Nurkhalis Muchtar, Lc,M.A Setelah era Syekh Abdurrauf al Singkili dan Syekh Nuruddin al Raniry yang merupakan Ulama...
Oleh: Dr.Nurkhalis Mukhtar,Lc,M.A “Allahumma kamaa hasanta khalqi fahassin khuluqi”, “ya Allah, sebagaimana Engkau telah memperbagus bentukku, maka perbaiki akhlakku”. Hadits yang diriwayatkan...
Oleh Dr. Nurkhalis Muchtar, Lc. M.A Rasanya tidak afdhal bila membahas budaya tulis menulis tanpa diawali dari Serambi Mekkah, Aceh tercinta. Sekitar...
Oleh: Dr. Nurkhalis Muchtar, Lc, M.A Rasulullah telah menegaskan banyak perbedaan pendapat dalam memahami hukum Islam merupakan keniscayaan. Beliau berpesan...
Oleh: Dr. Nurkhalis Muchtar,Lc, M.A Kebudayaan adalah sebuah proses cipta karya manusia yang berawal dari cara merasa dan cara berpikir,...
© 2025 potretonline.com